RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sitalang River Tubing, destinasi wisata yang mengundang petualangan di tengah suasana pedesaan. Terletak di Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, wisata sungai ini memberikan pengalaman adrenalin yang tak terlupakan dengan menyusuri dua sungai menggunakan ban bekas. Dengan jalur berkelok, air terjun kecil, dan pemandangan alam yang menakjubkan, Sitalang River Tubing menawarkan petualangan sekitar 2 kilometer yang dapat dinikmati dalam waktu satu jam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sitalang River Tubing, Wisata Susur Sungai Pacu Adrenalin Bonus Pemandangan Alam

Sitalang River Tubing, Wisata Susur Sungai Pacu Adrenalin Bonus Pemandangan Alam

Sitalang River Tubing, Wisata Susur Sungai Pacu Adrenalin Bonus Pemandangan Alam

Wisatawan saat menikmati susur sungai Sitalang River Tubing Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Meskipun terkenal dengan beragam kulinernya, Kota Salatiga juga menawarkan wisata lain yang bisa dinikmati oleh para pencinta wisata yang cukup menantang adrenalin. Salah satunya yang wajib dicoba ketika berkunjung di Kota kecil di Jawa Tengah ini adalah Sitalang River Tubing.

Wisata susur sungai yang berada di Kelurahan Kauman Kidul Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga ini menawarkan wisata adrenalin dengan bonus pemandangan alam yang indah. Pengunjung bisa bisa merasakan sensasi melintasi dua sungai dengan ban bekas dengan jalur yang berkelok dan air terjun kecil.

Pengelola Sitalang River Tubing Wahyu Deni Saputra mengatakan, Sitalang River Tubing ini masih terbilang baru, karena baru dibuka pada tahun 2019. Meski begitu, wisata ini diminati pengunjung dari luar kota Salatiga. Diakuinya, Sitalang River Tubing ini memiliki jalur yang dilewati cukup aman untuk anak-anak dan orang tua.

“Cukup menantang jalurnya, tapi aman untuk anak-anak dan orang dewasa. Karena setiap titik ada crew yang sudah menunggu untuk memastikan keamanan,” terang Wahyu seperti dikutip solopos.com belum lama ini.

Dijelaskan, Sitalang River Tubing memiliki rute dengan panjang sekitar 2 kilometer melintasi sungai utama yang besar dan sungai kecil yang airnya cukup tenang. Waktu yang ditempuh untuk melintasi rute itu selama satu jam. “Keseruannya karena arus dan bebatuan yang banyak dan bergelombang. Itu menambah adrenalin,” tambah Wahyu.

Dibeberkan, setiap bulannya ada 50-100 pengunjung yang datang dan mencoba di Sitalang River Tubing. Pengunjung mayoritas adalah dari luar kota, seperti Semarang, Kudus, dan Demak. Untuk menikmati sensasi memacu adrenalin itu pengunjung harus merogoh kocek sebesar Rp 75 ribu per orang, tarif itu sudah termasuk camilan yang disediakan oleh pengelola saat beristirahat pindah jalur sungai kecil.

“Kita buka setiap hari, tapi untuk pemesanan kita online. Karena kalau tiba-tiba langsung ke sini takutnya ada pengunjung lain, takutnya kita tidak bisa maksimal melayani,” terang Wahyu.

Salah seorang pengunjung asal Kota Semarang Diana Permata Putri mengaku cukup terpacu adrenalinnya setelah mencoba Sitalang River Tubing. Menurutnya rute yang dilewati cukup menarik karena bebatuan yang berkelok.

“Cukup asyik dan memacu adrenalin. Tapi sayang kita berkunjung di musim kemarau, jadi airnya dikit jadi tadi agak tersendat dengan dasar sungai,” ungkap Diana.

Diana berkunjung di Sitalang River Tubing bersama dengan teman satu kantornya. Dirinya juga berniat mencoba lagi ketika sudah memasuki musim penghujan. “Kalau musim hujan kayaknya lebih seru ini. Bisa dicoba lagi besok kalau musim hujan,” akunya.

BACA JUGA :

Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi