URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pasca Fatwa MUI, Nurismart Tengaran “boikot” Produk Yang Pro Israel, Bentuk Solidaritas Bantu Palestina

Pasca Fatwa MUI, Nurismart Tengaran “boikot” Produk Yang Pro Israel, Bentuk Solidaritas Bantu Palestina

Pasca Fatwa MUI, Nurismart Tengaran “boikot” Produk Yang Pro Israel, Bentuk Solidaritas Bantu Palestina

Muhammad Jauhari Mahmud, Direktur Ekonomi pesantren Nuris saat menunjukkan penggumuman sejumlah produk  di Nuris Mart
featured-img

RASIKAFM.COM – TENGARAN – Mini market milik Yayasan Pendidikan Islam Sabilul Khoirot Jl. Raya Salatiga – Solo KM 8, Butuh, RT 20 RW 11, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, ikut mendukung solidaritas kemanusiaan di Palestina. Salah satu cara yang dilakukanya adalah dengan tidak menjual produk yang terafiliasi dengan Israel, belakangan Minimarket Nurismart ini melakukan aksi boikot sejumlah produk. . Hal ini juga mengacu pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Palestina.

Pantauan rasikafm.com dilokasi, kamis 16 November 2023, Terlihat di beberapa rak produk telah diberi tanda dengan tulisan ‘BARANG INI TIDAK DIJUAL, Sesuai dengan Fatwa MUI’. Serta dengan menambahkan beberapa merk tertentu untuk memperjelas produk mana yang tidak dijual.

Kepada Rasika FM, Muhammad Jauhari Mahmud,
direktur ekonomi pesantren Nuris mengungkapkan jika langkah ini diambil semata mata karena menjalankan apa yang difatwakan MUI terkait dengan kondisi di Palestina, “tidak menjual barang barang yang disinyalir sebagai sumber pembiayaan perang Palestina, namun karena di toko masih ada beberapa barang, kasir menghimbau kepada konsumen untuk membeli produk lain” ujar Jauhari.

Sementara itu saat disinggung sampai kapan gerakan “boikot” ini pihaknya belum tahu. Sambil menunggu perkembangan diluar, “kemarin banyak santri dan juga orang tua yang menanyakan apakah Nurismart masih menjual produk pro israel atau tidak, karena diluaran masih banyak produk ditemukan” akunya .

Kini, konsumen dan pelanggan Nurismart sendiri sudah paham dengan adanya himbauan tersebut. Bahkan ada warga yang memiliki toko di Kecamatan Suruh datang untuk bertanya dan meniru penerapan himbauan tersebut.

Sementara itu agar pembeli tidak kecewa, toko menyediakan merk pembanding agar jika merk tersebut habis bisa digantikan dengan merk yang lainnya. Pelanggan juga bisa memilih produk dengan merk apa yang dikehendaki.

Setelah adanya boikot itu, kata Jauhari, belum ada penurunan dari penjualan. Namun jika ada penurunan penjualan pihaknya tetap memahami atas resiko yang diambil tersebut.

“Kami juga siap dengan konsekuensi itu. Kita juga sudah sampaikan ke tim Nurismart untuk memperbanyak pemesanan produk lain,” terang Jauhari.

Dikatakan, konflik yang terjadi di Palestina bukanlah soal agama. Namun adalah bentuk penjajahan dan pembantaian massal atau genosida. Sehingga sebagai warga Indonesia langkah boikot ini sebagai cara yang nyata untuk membantu melemahkan Israel.

Sementara itu, salah seorang pembeli Alfi Anisa mengaku setuju dengan apa yang dilakukan oleh mini market Nurismart. Hal itu sebagai langkah untuk mendukung kebebasan Palestina yang sedang berperang melawan Israel. Dirinya juga tidak keberatan dengan boikot ini, sebab masih ada produk lain yang masih bisa digunakan.

“Ya saya sangat mendukung. Kita juga bisa cari alternatif lain. Saya sebagai konsumen juga condong lebih mencari produk lain. Saya sangat mendukung Palestina,” terang Anisa.

Menurutnya, dengan cara memboikot produk yang terafiliasi dengan Israel, menjadi salah satu bentuk aksi nyata untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

“Ini langkah untuk mendukung Palestina, selain dengan mendoakan,” tandas Anisa.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga