KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antisipasi Lonjakan Libur Nataru, Pemprov Jateng Aktifkan Posko di Perbatasan dan Terminal

Antisipasi Lonjakan Libur Nataru, Pemprov Jateng Aktifkan Posko di Perbatasan dan Terminal

Antisipasi Lonjakan Libur Nataru, Pemprov Jateng Aktifkan Posko di Perbatasan dan Terminal

Foto: Dok./IST
Kegiatan Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2023-2024 di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Jumat (22/12/2023).

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mempersiapkan langkah-langkah khusus dalam menghadapi Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Sejumlah posko dan personel telah disiagakan di titik perbatasan dan terminal untuk menciptakan kelancaran, kenyamanan, dan keamanan selama libur Nataru.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menyampaikan bahwa personel dari dinas perhubungan dan satpol PP akan mendukung langsung pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2023.

“Kami punya personel yang mendukung langsung pelaksanaan Operasi Lilin Candi ini. Dari dinas perhubungan juga dari satpol PP,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana usai mengikuti Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2023-2024 di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Jumat (22/12/2023).

Posko Terpadu dan Lokasi Strategis

Posko disediakan di berbagai lokasi, termasuk di Balai Perhubungan Wilayah di Semarang, Pati, Solo, Magelang, Purwokerto, dan Pekalongan. Personel dari enam posko tersebut akan melakukan patroli keliling ke tempat-tempat rawan kemacetan dan objek wisata.

Upaya untuk menciptakan stabilitas selama libur Nataru dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai stakeholder. Rapat koordinasi telah dilakukan dengan instansi pemerintah dan swasta, termasuk mengenai ketersediaan pangan dan stabilisasi harga bahan pokok. Menurut Nana, ketersediaan pangan selama Nataru dalam kondisi baik dan cukup.

Pengamanan Maksimal dengan Personel Terkendali

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa sebanyak 15.250 personel akan dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru. Mereka terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan personel dari instansi lainnya.

Operasi Lilin Candi 2023-2024 akan berlangsung selama 12 hari, terhitung mulai tanggal 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024. Irjen Pol Ahmad Luthfi menekankan bahwa pengerahan personel bertujuan memberikan jaminan keamanan masyarakat selama perayaan natal dan tahun baru.

Peningkatan Arus Lalu Lintas

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Ahmad Luthfi juga menyampaikan bahwa arus lalu lintas di gerbang tol Kalikangkung telah mencapai 26 ribu unit, dengan estimasi puncak arus terjadi pada tanggal 23-24 Desember 2023.

Terdapat peningkatan signifikan, yakni 143 persen dibandingkan tahun 2022, yang menunjukkan peningkatan aktivitas mudik ke Jawa Tengah.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]