URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran menyelenggarakan bimbingan teknis untuk para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Semarang dalam rangka Pemilu tahun 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Memberikan Edukasi Kepada PPK dan PPS

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Memberikan Edukasi Kepada PPK dan PPS

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Memberikan Edukasi Kepada PPK dan PPS

Foto: Dok.
Foto: Dok.
Featured Image

Ungaran – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang menggandeng BPJS Kesehatan Cabang Ungaran untuk memberikan edukasi terkait program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Semarang dalam acara bimbingan teknis untuk Pemilu tahun 2024, Selasa (23/01).

Kepala Divisi Sosdiklih, Parmas dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Semarang, Akhmad Ilman Nafia mengatakan bahwa pembekalan kepada PPK dan PPS se-Kabupaten Semarang ini bertujuan agar para peserta dapat memahami hak dan kewajibannya selama menjalankan tugas selama Pemilu berlangsung.

“Hari ini kami mengajak BPJS Kesehatan Cabang Ungaran untuk memberikan edukasi terkait program JKN agar para PPK dan PPS se-Kabupaten Semarang ini paham akan pentingnya program JKN,” ungkap Ilman.

Dalam kesempatan yang sama Ilman juga berharap seluruh petugas PPK dan PPS se-Kabupaten Semarang yang telah terpilih untuk menjalan tugas selama Pemilu berlangsung nantinya sudah terdaftar sebagai peserta JKN.

“Sejumlah 17.777 panitia penyelenggara pemilu tahun 2024 di Kabupaten Semarang sudah terdaftar dan aktif sebagai peserta JKN. Dan kami sedang mengupayakan dan mencari solusi bersama Pemerintah Daerah di Kabupaten Semarang agar seluruh panitia penyelenggara pemilu seluruhnya sudah terdaftar dan memiliki kepesertaan JKN,” ujar Ilman.

Ilman juga mengungkapkan terkait dengan persyaratan menjadi PPK dan PPS sendiri, calon PPK dan PPS tersebut sebelumnya sudah diminta untuk melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan Rohani dari Puskesmas, Rumah Sakit mapupun Klinik. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa para panitia penyelenggara pemilu sehat, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat pada saat berlangsungnya kegiatan pemilu sangat menguras tenaga.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis mengatakan bahwa program JKN merupakan salah satu fasilitas negara yang telah disediakan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat di Indonesia. Terkait dengan penyelenggaraan pemilu tahun 2024 yang banyak melibatkan berbagai pihak khususnya para panitia penyelenggara pemilu, Azis menghimbau agar seluruh panitia telah terdaftar sebagai peserta JKN.

“Kami akan menjelaskan dengan sebaik mungkin akan pentingnya program JKN, apabila masih ada panitia penyelenggara pemilu di Kabupaten Semarang ini belum terdaftar sebagai peserta JKN, BPJS Kesehatan telah memiliki kemudahan akses kepada calon peserta JKN dalam melakukan pendaftaran, banyak kanal layanan yang dapat di akses tanpa harus calon peserta datang ke kantor, bahkan pendaftaran melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) BPJS Kesehatan pun sangat mudah dilakukan. Peserta cukup mengirimkan pesan melalui WhatsApp ke nomor 08118165165,” ujar Azis.

Azis juga menghimbau terkait dengan kepesertaan JKN para PPK dan PPS yang masih terdaftar sebagai peserta bukan penerima upah (PBPU) mandiri agar peserta selalu patuh terhadap kewajibannya dalam membayarkan iuran pada setiap bulannya. Jangan sampai ketika nantinya peserta akan menggunakan pelayanan kesehatan melalui program JKN masih ditemui bahwa kepesertaannya sedang tidak aktif.

“Pada Aplikasi Mobile JKN terdapat banyak fitur yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN terkait dengan hak dan kewajiban peserta, bahkan peserta dapat mengetahui apakah kepesertaannya aktif atau tidak. Selain itu fitur yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN untuk mengetahui kondisi kesehatan pun bisa diakses, yaitu melalui fitur skrining riwayat kesehatan. Dalam fitur tersebut peserta dapat mengisi beberapa pertanyaan terkait dengan gaya hidup sehari-hari peserta terkait dengan kesehatan. Setelah selesai menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, peserta akan mendapatkan hasil terkait dengan kondisi kesehatan. Apabila ditemui terdapat risiko kesehatan yang sekiranya harus dikonsultasikan kepada tenaga medis, peserta dapat mendatangi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar,” tutup Azis. (am/hrs/red)

BACA JUGA :

Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Kisah Lulus, Petani Kendal yang Tak Lagi Cemas Berobat Berkat JKN
Kisah Lulus, Petani Kendal yang Tak Lagi Cemas Berobat Berkat JKN
Kesiapan layanan kesehatan JKN bagi pemudik Lebaran 2026 dipastikan Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Vetty Yulianty Permanasari saat meninjau fasilitas At-Tin Hospital di dekat Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (13/3/2026), dengan mengecek IGD, poliklinik, hingga ruang rawat inap bersama manajemen rumah sakit.
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di At-Tin Hospital Siap Layani Pemudik Lebaran 2026
Penyediaan Posko Mudik dilakukan BPJS Kesehatan di Rest Area Tol Ungaran Km 429A, Kabupaten Semarang, pada 13–18 Maret 2026 untuk melayani pemudik dengan layanan kesehatan 24 jam, konsultasi medis, obat-obatan, serta fasilitas istirahat guna menjaga kondisi pemudik selama perjalanan Lebaran.
Posko Mudik BPJS Kesehatan Hadir di Rest Area KM 429A Ungaran, Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Pemudik
Muat Lebih

INFOGRAFIS

JANGAN LEWATKAN:

Prabowo Salat Idul Adha Bersama WNI di Paris sebelum Bertemu Presiden Macron
Kemensos Buka 8.000 Formasi Guru dan Tenaga Kependidikan untuk Sekolah Rakyat
H-1 Idul Adha 2026, KAI Daop 1 Jakarta Berangkatkan 38.666 Penumpang Kereta Jarak Jauh
Candi Borobudur Genap 1.202 Tahun, Umat Buddha Gelar Dharmayatra dan Ibadah di Puncak Candi
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk dalam kondisi sehat setelah melalui pemeriksaan ketat sejak pintu masuk pasar. Aktivitas jual beli meningkat dengan harga sapi kurban berkisar Rp24 juta hingga Rp25 juta per ekor, sementara tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
H-1 Iduladha, Ratusan Ekor Sapi Padati Pasar Hewan Ambarawa, Tak Ditemukan Kasus PMK
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan disampaikan saat meninjau Pasar Hewan Ambarawa pada Selasa (26/5/2026) sebagai upaya mengurangi sampah plastik serta mendorong pengelolaan limbah kurban yang lebih baik dan tidak mencemari lingkungan.
Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban

TERKINI

Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental berbobot 1,48 ton senilai sekitar Rp103 juta itu dipilih karena memenuhi standar kesehatan dan diberikan kepada wilayah yang belum pernah menerima bantuan serupa serta sempat terdampak bencana alam.
Sapi Berbobot 1,48 Ton dari Presiden Prabowo Disalurkan bagi Warga Duren Sumowono
Bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto diserahkan Bupati Ngesti Nugraha kepada warga Dusun Duren, Desa Duren, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Selasa (26/5/2026). Sapi jenis simental...
Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan sistem digital guna mengatasi antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Kesehatan pada Selasa (26/5/2026). Melalui pendaftaran berbasis aplikasi dan integrasi informasi ketersediaan kamar rawat inap, pelayanan kesehatan diharapkan lebih tertata, mengurangi waktu tunggu pasien, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Gelar FKP, Antrean Panjang di RSUD Soebarkat Salatiga jadi Pembahasan
Pemerintah Kota Salatiga menyiapkan sistem digital guna mengatasi antrean panjang pasien di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo yang menjadi sorotan dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Kesehatan pada Selasa...
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan disampaikan saat meninjau Pasar Hewan Ambarawa pada Selasa (26/5/2026) sebagai upaya mengurangi sampah plastik serta mendorong pengelolaan limbah kurban yang lebih baik dan tidak mencemari lingkungan.
Bupati Semarang Ajak Warga Gunakan Besek dan Daun untuk Bungkus Daging Kurban
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau masyarakat menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti besek, daun jati, dan daun pisang untuk pembagian daging kurban Iduladha 1447 H di Kabupaten Semarang. Imbauan...
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk dalam kondisi sehat setelah melalui pemeriksaan ketat sejak pintu masuk pasar. Aktivitas jual beli meningkat dengan harga sapi kurban berkisar Rp24 juta hingga Rp25 juta per ekor, sementara tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
H-1 Iduladha, Ratusan Ekor Sapi Padati Pasar Hewan Ambarawa, Tak Ditemukan Kasus PMK
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk...
Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Salatiga Sepi Pembeli
Ekonomi Lesu, Penjualan Kambing Kurban di Salatiga Sepi Pembeli
Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, aktivitas jual beli kambing kurban di sejumlah lapak Kota Salatiga mulai meningkat, namun para pedagang mengaku daya beli masyarakat menurun dibanding tahun...

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 27–34 derajat Celsius dengan kelembapan 55–90 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Pantura timur Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
25 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan di Semarang, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Pantura Timur Jateng
Grup hadroh modern Ukhti Salam Bernada (USB) yang beranggotakan 17 pensiunan pejabat Pemerintah Kota Salatiga tampil memukau dalam acara Patlikuran di rumah dinas wali kota, Sabtu (23/5/2026). Dibentuk pada Februari 2026 sebagai wadah silaturahmi dan berkarya, grup ini memadukan rebana dengan alat musik modern serta telah menerima sejumlah undangan pentas di berbagai daerah sekitar Salatiga.
Meriahkan Acara Patlikuran, Hadroh USB Tampil Memukau Ratusan Penonton di Rumdis Walikota
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Salatiga menertibkan pengamen dan badut jalanan di sejumlah persimpangan pada Jumat (15/5/2026) setelah menerima banyak aduan masyarakat terkait penggunaan sound system berlebihan yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat pengamen dan tiga unit sound system serta memberikan pembinaan agar tidak mengulangi aktivitas serupa.
Tindak Lanjuti Aduan Warga, Satpol PP Salatiga Sita Sound System Pengamen Jalanan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved