URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 509 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se kecamatan Suruh, terima insentif sebesar 500 ribu rupiah dari Pemkab Semarang Senin (29/4/2024), di kantor kecamatan Suruh. Kepada rasikafm.com Camat Suruh, Vega Lazuardi, S.STP., M.M. mengatakan pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kabupaten Semarang kepada anggota linmas yang telah bertugas.

Mbak Google

KABAR RASIKA

509 Anggota Linmas Suruh Terima Insentif, Vega Sebut “Tanda Cinta dari Bupati Semarang”

509 Anggota Linmas Suruh Terima Insentif, Vega Sebut “Tanda Cinta dari Bupati Semarang”

509 Anggota Linmas Suruh Terima Insentif, Vega Sebut “Tanda Cinta dari Bupati Semarang”

Sebanyak 509 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se kecamatan Suruh, terima insentif sebesar 500 ribu rupiah dari Pemkab Semarang Senin (29/4/2024), di kantor kecamatan Suruh. Kepada rasikafm.com Camat Suruh, Vega Lazuardi, S.STP., M.M. mengatakan pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kabupaten Semarang kepada anggota linmas yang telah bertugas.
Foto Arief Rasika
Suasana apel pasukan Linmas di kecamatan Suruh, senin 29 April 2024
featured-img

RASIKAFM.COM | SURUH – Sebanyak 509 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se kecamatan Suruh, terima insentif sebesar 500 ribu rupiah dari Pemkab Semarang Senin (29/4/2024), di kantor kecamatan Suruh.

Kepada rasikafm.com Camat Suruh, Vega Lazuardi, S.STP., M.M. mengatakan pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kabupaten Semarang kepada anggota linmas yang telah bertugas. Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Linmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kecamatan Suruh selama ini.

“Meskipun mungkin jumlahnya belum memenuhi harapan, insentif ini anggaplah sebagai penghargaan dari pemerintah,” katanya saat apel Linmas.

Menurut Vega, Insentif ini diberikan kepada anggota Linmas di 17 desa dikecamatan Suruh, termasuk empat anggota linmas perempuan.

Vega juga menekankan pentingnya peran Linmas dalam merawat dan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“dengan insentif ini kami berharap kedepan anggota Linmas bisa lebih aktif lagi dalam setiap kegiatan, termasuk patroli harian,”terangnya.

Kapolsek Suruh, AKP Ririh Widyastuti SH,MH, berharap usai penerimaan insentif ini dapat semakin meningkatkan kinerja mereka dalam hal keamanan, ketertiban, dan mampu menciptakan kenyamanan di wilayah Suruh.

“Polsek juga berterima kasih atas kerja sama antara Linmas, Bhabinsa, dan Babinkamtibmas dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah, terbukti selama ini wilayah Suruh aman”. Ujar Ririh

Sementara itu bagi Suparjo Linmas asal desa Ketanggi Suruh mengaku senang sekaligus bangga, disisa umurnya masih bisa berpartisipasi dalam menjaga wilayah, “sejak saja jadi Hansip (sekarang Linmas/red) tahun 1980 an silam, baru 3 kali ini dapat insentif dari kabupaten” terang mbah Parjo pria Kelahiran 5 Juli ini.

Camat Suruh Vega Lazuardi,saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
Kopdar dengan Media, Rutan Salatiga Bangun Sinergi, Tangkal Informasi Negatif
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026