RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Perdana di Jateng, Wiranto Pantau Uji Coba Makan Bergizi Gratis di SMP 2 Salatiga

Perdana di Jateng, Wiranto Pantau Uji Coba Makan Bergizi Gratis di SMP 2 Salatiga

Perdana di Jateng, Wiranto Pantau Uji Coba Makan Bergizi Gratis di SMP 2 Salatiga

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto saat meninjau langsung uji coba makan bergizi gratis (MBG) di SMPN 2 Salatiga, Jawa Tengah, Kamis 12 September 2024. Foto Arief Rasika

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto hadir dalam Uji Coba Makanan Bergizi Gratis (MBG) pertama di Jawa Tengah. Program Mitigasi Operasional dan uji Coba MBG ini dilaksanakan di Kota Salatiga pada Kamis (12/9/2024).

Dalam program MBG, nantinya setiap anak SD mendapat jatah Rp 15 ribu dan SMP Rp 16 ribu.

Selain hadir dalam mitigasi dan ujicoba MBG, Wiranto juga memantau langsung uji coba MBG untuk melihat kesiapan di Salatiga.

Dalam sambutannya, Wiranto berharap program MBG tersebut bisa menjadi modal negara Indonesia untuk melangkah kedepan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Selain modal pintar dan terdidik, Wiranto mengatakan gizi anak Indonesia harus cukup.

Wiranto mengaku senang dan bangga karena kota Salatiga bisa melaksanakan MBG.

Meski demikian Wiranto melemparkan candaan saat acara Mitigasi Operasional dan Uji Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan SMP Negeri 2 Salatiga. Wiranto menyampaikan, kegagalan dirinya saat menjadi calon presiden dalam Pemilu 2004, karena kekurangan gizi.

“Mungkin saya kalah saat maju menjadi capres karena kekurangan gizi,” ujarnya disambut tawa hadirin.

Oleh karena itu, Wiranto tidak ingin generasi penerus mengalami kegagalan saat berupaya meraih cita-cita.

“MBG ini merupakan persiapan untuk menghadapi persaingan antarnegara, karena yang menang bukan yang terkuat. Tapi yang menang adalah yang cepat menangkap peluang yang ada, termasuk dalam inovasi teknologi, sehingga MBG mampu mencerdaskan kehidupan bangsa, ini berperan untuk kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Pantauan Rasika FM, ada yang beda di tengah acara, hadirin disuguhi jingle makan bergizi gratis (MBG).

Gerak lagu ini merupakan hasil kolaborasi antara Kepala Sekolah SMPN 8 Salatiga, Yohana Natallina Sari dan koreografi Guru Tari SMP Negeri 9, Dwi Farida Oktorini. Dimana Yohana menciptakan lagunya, sedang Farida membuat gerakan tarinya.

Gerakan lagu ini cukup membuat hadirin memberikan apresiasi dan aplause. Bahkan tidak sedikit diantara tamu undangan yang berdiri dan menirukan gerakan yang diciptakan oleh Farida ini.

“Kami hanya punya waktu 2 hari untuk latihan bersama 30 siswa siswi dari SMP 9 Salatiga” ujar Dwi Farida Oktorini dalam wawancara singkatnya.

KS SMP 8 Salatiga, Yohana Natallina Sari dan Guru Tari SMP Negeri 9, Dwi Farida Oktorini. Saat membawakan jingle makan bergizi gratis (MBG).

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

                 

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157