URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Lelaki paruh baya berinisial AS (55) warga Wuroyudan Tingkir Tengah Salatiga ditangkap setelah nekat mencuri motor milik temannya, Didik Agus Cahyono, warga Jagalan Cebongan Argomulyo Salatiga. Kejadian bermula pada Minggu, 10 November 2024, ketika AS berkunjung ke rumah korban untuk meminta makan dan uang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Curi Motor Teman, Lelaki Asal Tingkir ini Menyandang Status Mantan

Curi Motor Teman, Lelaki Asal Tingkir ini Menyandang Status Mantan

Curi Motor Teman, Lelaki Asal Tingkir ini Menyandang Status Mantan

Lelaki paruh baya berinisial AS (55) warga Wuroyudan Tingkir Tengah Salatiga ditangkap setelah nekat mencuri motor milik temannya, Didik Agus Cahyono, warga Jagalan Cebongan Argomulyo Salatiga. Kejadian bermula pada Minggu, 10 November 2024, ketika AS berkunjung ke rumah korban untuk meminta makan dan uang.
Foto dok IST
Tersangka AS saat diinterogasi petugas
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ibarat pagar makan tanaman, pepatah itu tepat disematkan kepada lelaki paruh baya berinisial AS, 55 Tahun, Warga Wuroyudan Tingkir Tengah Salatiga. Tersangka nekat mencuri motor milik temannya Didik Agus Cahyono warga Jagalan Cebongan Argomulyo Salatiga.

AS tega melakukan pencurian satu Unit Sepeda Motor Yamaha Mio Sporty No. pol : H 3179 MY, Tahun 2010, yang ditaksir seharga Rp. 5.500.000,- (lima juta lima ratus ribu rupiah)

Menurut penuturan korban kejadian berawal pada hari Minggu 10/11/2024, AS berkunjung ke rumahnya untuk minta makan dan uang, setelah bercengkerama kemudian pamit pulang, selanjutnya sekitar pukul 14.00 salah seorang tetangganya memberi tahu bahwa pintu belakang rumahnya terbuka atau tidak dikunci, kemudian sekira pkl 17.00 Wib dirinya menyadari bahwa kunci sepeda motor dan kunci mobilnya hilang, setelah bertanya kepada istrinya juga tidak mengetahui.

Kemudian pada hari Selasa 12/11/2024 sekira Pukul 07.00 Wib, saat korban hendak mengantar anaknya kesekolah mendapati sepeda motor yang sebelumnya di parkir di samping rumah sudah tidak ada atau hilang, dan selanjutnya melaporkan hal tersebut ke Polres Salatiga untuk proses hukum lebih lanjut

mendapat informasi bahwa AS sedang membeli makanan disekitar rumah korban, mengetahui hal tersebut kemudian menghubungi Polsek Argomulyo dan bersama warga mengamankan terduga pelaku pencurian sepeda motornya.

Setiba Unit Reskrim Polsek Argomulyo dan Unit Resmob Polres Salatiga kemudian dilakukan penggeledahan dan ditemukan bandul kunci sepeda motor mio sporty dan kunci mobil honda miliknya.

Dari hasil interogasi awal AS mengakui perbuatannya dan selanjutnya dibawa ke Kantor Satreskrim Polres Salatiga untuk dilakukan langkah penyidikan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Arifin Suryani menjelaskan bahwa setelah diinterogasi dan dilakukan pengembangan untuk Sepeda Motor sudah dijual di daerah Musuk Boyolali, kemudian Tim bergerak kesana dan berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban.

Saat ini pelaku sedang dilakukan lakukan langkah penyidikan di Kantor Satreskrim Polres Salatiga, dan dipersangkakan dengan Pasal 363 KUH Pidana dengan Ancaman hukum paling lama 9 Tahun Penjara, jelas AKP Arifin Suryani.

Kini hubungan antara AS dan korban Agus dipastikan renggang. Bahkan Agus menganggap AS adalah mantan teman yang pantas dilupakan

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang menangani 35 kasus kekerasan seksual hingga semester pertama 2026. Kepala DP3AKB Dewanto Leksono menyampaikan di Ungaran, Senin (6/7/2026), bahwa kasus cenderung meningkat sejak 2023 dan banyak pelaku merupakan orang terdekat korban, sehingga masyarakat diminta mendukung korban untuk melapor melalui layanan GEMATI.
Semester Pertama 2026, 35 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Kabupaten Semarang. Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar