URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak sebelas desa wisata baru diluncurkan oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, di Kabupaten Semarang pada Rabu (11/12/2024), menambah total menjadi 85 desa wisata di wilayah tersebut, menjadikannya kabupaten dengan desa wisata terbanyak di Jawa Tengah

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkab Semarang Gagas Desa Wisata Terintegrasi

Pemkab Semarang Gagas Desa Wisata Terintegrasi

Pemkab Semarang Gagas Desa Wisata Terintegrasi

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak sebelas desa wisata baru resmi diluncurkan oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha. Dengan penambahan ini, Kabupaten Semarang kini memiliki total 85 desa wisata, menjadikannya kabupaten dengan desa wisata terbanyak di Jawa Tengah.

Sebelumnya, 74 desa wisata telah menawarkan berbagai daya tarik lokal kepada wisatawan. Ngesti mengatakan, agar dapat berkembang bersama menjadi tujuan wisata utama, perlu dibuat paket kunjungan yang menghubungkan antar desa wisata maupun dengan destinasi lainnya.

“Sehingga terintegrasi dan menjadi pilihan menarik bagi wisatawan,” ujarnya.

Ngesti juga menyoroti keberhasilan sejumlah desa wisata seperti Lerep, Muncar, Sumogawe, dan Samirono yang telah menarik banyak wisatawan.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi desa wisata lainnya untuk mempromosikan potensi unggulannya, baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati mengukuhkan Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang periode 2024-2029. Ia berharap kolaborasi antara komite tersebut dan pengelola desa wisata dapat mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Wiwin Sulistyowati, melaporkan bahwa sebelas desa wisata baru yang diresmikan meliputi Desa Glawan (Pabelan), Duren (Tengaran), Jatirejo dan Plumbon (Suruh), Tegaron dan Kebumen (Banyubiru), Wates dan Manggihan (Getasan), Penawangan (Pringapus), Polosiri (Bawen), dan Udan Wuh (Kaliwungu). Selain peningkatan jumlah, mutu pengelolaan desa wisata juga mengalami perkembangan signifikan.

“Saat ini, sembilan desa wisata masuk kategori maju, meningkat dari dua desa sebelumnya. Desa dalam kategori berkembang mencapai 34 desa, dari sebelumnya hanya lima, sementara 42 desa lainnya masih tergolong rintisan,” kata dia.

Untuk diketahui, pada ajang Anugerah Desa Wisata Berdikari, Desa Wisata Lerep dari Kecamatan Ungaran Barat berhasil menjadi juara umum. Sementara itu, Desa Wisata Genting dari Kecamatan Jambu dinobatkan sebagai rintisan terbaik. (win)

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved