URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Senam Berkebaya, yang dipimpin instruktur senam profesional Susi Cing-cing, berhasil menarik perhatian masyarakat Kota Salatiga. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Resto Mega Mendung, Jalan Joko Tingkir, Salatiga, pada Minggu, 22 Desember 2024, dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional ke-96.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Susi Cing-cing Pimpin Senam Berkebaya Peringati Hari Ibu di Kota Salatiga

Susi Cing-cing Pimpin Senam Berkebaya Peringati Hari Ibu di Kota Salatiga

Susi Cing-cing Pimpin Senam Berkebaya Peringati Hari Ibu di Kota Salatiga

Susi Cing-cing (tengah) sukses memprakarsai aksi Senam Berkebaya di Hari Ibu Nasional ke-96 bersama ratusan emak-emak’ di Resto Mega Mendung, Salatiga, Minggu 22 Desember 2024.

Foto dok IST

Susi Cing-cing (tengah) sukses memprakarsai aksi Senam Berkebaya di Hari Ibu Nasional ke-96 bersama ratusan emak-emak’ di Resto Mega Mendung, Salatiga, Minggu 22 Desember 2024.
Featured Image

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dengan dimotori oleh sosok Instruktur Senam Profesional Susi Cing-cing, Senam Berkebaya menyita perhatian masyarakat Kota Salatiga, Minggu 22 Desember 2024.

Bertempat di Halaman Resto Mega Mendung, Jalan Joko Tingkir, Salatiga, kegiatan Senam Berkebaya ini memang dimaksud untuk memperingati Hari Ibu Nasional ke-96.

Pemilik nama lengkap Susi Wati Gurusinga adalah pencetus ide Senam Berkebaya dengan menggandeng Kirana Sport Salatiga.

Susi tidak sendiri. Melibatkan ratusan ibu-ibu dan remaja putri, para peserta terlihat bersemangat mengikuti, senam, zumba dibalut aerobik Susi Cing-cing turut didampingi dua kreator, Rina dan Rini.

Kepada wartawan di sela kegiatan, Susi Cing-cing mengaku ingin selalu melihat perempuan khususnyaIbu-ibu kuat, sehat dan energik meskipun ditempa persoalan dan beragam kegiatan sehari-hari.

“Kita ingin saat peringatan Hari Ibu ini bermakna dengan mengajak ibu-ibu dan remaja putri mencintai olahraga aerobik dan zumba. Tujuannya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar ibu-ibu selalu kuat,” kata Susi Cing-cing yang mengantongi sertifikat instruktur berskala Nasional sejak tahun 2003.

Susi juga ingin menjadikan momentum Hari Ibu Nasional ke-96 dimaknai untuk hidup sehat.

Sementara, busana kebaya yang menjadi ‘dress code’ para peserta yang ambil bagian secara gratis itu menjadi pemandangan yang unik.

Hal tak biasa ini justru menyedot perhatian masyarakat Salatiga yang melintas. Tak jarang, warga sengaja berhenti untuk menyaksikan dari dekat.

“Karena unik dan menarik inilah, para peserta antusias ingin terlibat langsung. Tak tanggung-tanggung, Senam Berkebaya diikuti sekitar 200-an lebih peserta dari berbagai anggota sangar senam serta ibu-ibu rumah tangga termasuk manula di Salatiga dan sekitarnya,” ungkap Susi.

Penampilan maksimal dengan mengenakan make-up menjadi pemandangan yang berbeda manakala busana kebaya yang dikenakan sedikit sportif. Sepatu yang dikenakan pun bukan lagi ber-hak tinggi melainkan sepatu sport.

Diakuinya Senam Berkabaya ini sebagai upaya membangkitkan jiwa Kartini dengan cara yang berbeda.

“Kami ingin, jiwa Kartini tetap ada meski cara penyampaian dan implementasinya berbeda. Yang pasti, dengan berkebaya ini sebuah cara kami mengingat Kartini di masa kini,” pungkasnya.

Meski berkebaya, dibuktikan para peserta Aerobik Mix tetap bisa bergerak dengan gerak tubuh gemulai dan agresif.

Susi juga mengajak masyarakat setiap Jumat pagi di Lapangan Pancasila megikuti senam bersama tanpa biaya.
Dia mengajak masyarakat senam aerobik dan zumba bersama.

Sementara itu
seorang nenek bernama Nanik dengan usai menginjak 61 tahun sambil menggendong cucunya terlihat enjoy bergerak mengikuti alunan musik yang menghentak.

“Sejak cucu saya umur 6 bulan saya selalu bawa untuk kegiatan senam. Saya menyampaikan kepada para ibu dan nenek di luar saya jangan jadikan anak dan cucu penghalang untuk hidup sehat,” ucap Nanik dengan cucu yang ia panggul dada.

Di ujung kegiatan Senam Berkebaya, Susi mendapat surprise dari para peserta berupa tiupan lilin kue ulang tahun, bucket uang hingga tembang Selamat Ulang Tahun.

Susi cing cing saat diwawancara  Wartawan

BACA JUGA :

Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman
Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat menegaskan pembangunan Giant Sea Wall di Pantura Jawa merupakan langkah strategis menghadapi rob dan abrasi, namun tidak boleh mengabaikan persoalan sosial masyarakat pesisir. Dalam kuliah umum di Universitas Islam Sultan Agung, Selasa (2/6/2026), ia meminta proyek tanggul laut raksasa diintegrasikan dengan perlindungan lingkungan, peningkatan kesejahteraan nelayan, serta kajian dampak sosial dan ekologis yang komprehensif.
Tak Cukup Bangun Tanggul Raksasa, Menteri LH Soroti Ancaman Penurunan Tanah di Pantura
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
Satresnarkoba Polres Salatiga menangkap dua pengedar sabu berinisial SSI alias Kecing dan AW alias Mento di Kecamatan Sayung, Demak, Selasa malam. Penangkapan dilakukan setelah pengembangan kasus pengguna...
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Ketua Majelis Masyayikh sekaligus Ketua Tanfidziyah PWNU, Abdul Ghaffar Rozin, menegaskan negara wajib membiayai pendidikan pesantren saat sidang uji materi UU Pesantren di Mahkamah Konstitusi, Rabu (3/6/2026)....
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Kondisi tersebut berpotensi memicu genangan rob di sejumlah wilayah pesisir Semarang dan pantura Jawa Tengah saat aktivitas laut dan pasang siang berlangsung.
04 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Kamis, 4 Juni 2026, sekitar pukul 12.00–13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, serta Pantura tengah hingga barat Jawa Tengah pada sore hingga malam hari.
04 Juni 2026: BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir Berpotensi Guyur Pegunungan dan Pantura Barat Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 4 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di...
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
PT Pertamina Patra Niaga menggelar simulasi keadaan darurat terintegrasi di kawasan Integrated Terminal Semarang untuk menguji kesiapsiagaan menghadapi kebocoran minyak, kebakaran kapal nelayan, hingga...
Muat Lebih

POPULER

Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Boyolali Bersolek di Usia 179 Tahun, Kirab Obor, Night Carnival hingga Festival Soto Nusantara Siap Mengguncang Kota Susu
Empat anggota satu keluarga asal Ambarawa ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Taman Wisata Alam Posong, Rabu (27/5/2026). Polisi menduga korban mengalami keracunan setelah ditemukan mulut berbusa tanpa tanda kekerasan, sementara keluarga masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian.
Satu Keluarga Asal Banyubiru Ditemukan Tewas Saat Camping di Wisata Posong Temanggung

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved