KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Akibat Longsor Pagar SMP 7 Salatiga Ambrol, Kerugian Capai Puluhan Juta

Akibat Longsor Pagar SMP 7 Salatiga Ambrol, Kerugian Capai Puluhan Juta

Akibat Longsor Pagar SMP 7 Salatiga Ambrol, Kerugian Capai Puluhan Juta

Hujan deras menyebabkan longsor yang merobohkan pagar SMP Negeri 7 Salatiga. Peristiwa ini melibatkan lingkungan sekolah di Jalan Setiaki, Kelurahan Dukuh, Sidomukti, pada Senin (22/12/2025) sore, akibat kondisi tanah labil. Kepolisian melakukan pengamanan, memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
Foto dok tangkapan layar
Lokasi longsor di Smp 7 Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hujan deras yang menguyur Salatiga sejak Senin (22.12.2025) siang mengakibatkan longsor di lingkungan SMP Negeri 7 Salatiga, tepatnya di Jalan Setiaki No 15 Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga Senin (22.12.2025) sore sekitar pukul 16.30.

Akibatknya pagar sekolah roboh di area yang berdekatan dengan ruang perpustakaan sekolah.
Beruntung tidak ada korban jiwa akibat longsor tersebut.

IPDA Bernie Surya Widiatmaka, Perwira Samapta Polres Salatiga menjelaskan setelah mendapat laporan, Pamapta Polres Salatiga bersama Polsek Sidomukti dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dukuh, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi dari saksi, Hari (50), warga sekitar sekolah, mendengar suara gemuruh dari arah dalam lingkungan sekolah setelah hujan deras.

“Setelah dicek, diketahui bahwa pagar SMP Negeri 7 Salatiga roboh akibat tanah longsor.

Kondisi tanah di sekitar lokasi juga mengalami retakan yang berpotensi menimbulkan longsor susulan,” kata IPDA Bernie Surya.

Sebagai langkah antisipasi, petugas kepolisian memasang garis polisi (police line) di sepanjang area longsor dan retakan tanah.

Lalu berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan Kota Salatiga, BPBD Kota Salatiga, dan pihak kelurahan setempat.

Berdasarkan pendataan sementara, kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]