KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Akses Kendaraan Terputus Pasca Tebing Perumahan Mangunsari Asri Salatiga Longsor

Akses Kendaraan Terputus Pasca Tebing Perumahan Mangunsari Asri Salatiga Longsor

Akses Kendaraan Terputus Pasca Tebing Perumahan Mangunsari Asri Salatiga Longsor

Tebing di Perumahan Cluster Mangunsari Asri ambrol setelah hujan deras pada Sabtu, memutus akses utama bagi 13 rumah. Petugas kepolisian, BPBD, dan Perkim melakukan penanganan darurat dengan pemasangan terpal serta bronjong. Warga membuat akses sementara melalui kebun untuk memastikan mobilitas tetap berjalan.
Foto dok IST
Warga dan petugas saat cek lokasi longsor

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Akibat hujan deras pada Sabtu lalu mengakibatkan ambrolnya tebing di perumahan Cluster Mangunsari Asri.

Akibatnya akses jalan menghubungkan perumahan dengan jalan keluar di perumahan terputus. Tebing ambrol sepanjang 15an meter. Mengikis hingga separuh badan jalan perumahan.

Tercatat Sebanyak 13 rumah yang berada di bagian belakang akses kendaraan terputus. Motor tidak diijinkan lewat. Dikarenakan bagian sisi lain jalan juga sudah miring.

Petugas kepolisian memasang garis polisi. Petugas BPBD dan Perkim melakukan upaya darurat untuk mencegah longsor meluas.

Aris Kurniawan, warga setempat menjelaskan jika tebing di wilayah tersebut memang rawan longsor. Beberapa kali tebing setinggi 20an meter itu sudah longsor.

“Sudah pernah mendapat bantuan pemerintah untuk membangun talud. Dan yang ambrol ini memang belum ditalud,” jelas Aris (17.11.2025).

BPBD memasang terpal biru diatas agar mengatasi jika turun hujan.

Sementara dari Perkim sudah mendatangkan bambu, batu serta bronjong untuk membuat talud sementara.

Warga melalui pihak RT dan RW membuat akses jalan darurat.

Mereka membuka pagar di belakang perumahan untuk membuat akses warga keluar masuk.

Akses ini melalui kebun warga menuju jalan belakang.

Vidio amatir lokasi longsor

BACA JUGA :

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px