URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tebing di Perumahan Cluster Mangunsari Asri ambrol setelah hujan deras pada Sabtu, memutus akses utama bagi 13 rumah. Petugas kepolisian, BPBD, dan Perkim melakukan penanganan darurat dengan pemasangan terpal serta bronjong. Warga membuat akses sementara melalui kebun untuk memastikan mobilitas tetap berjalan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Akses Kendaraan Terputus Pasca Tebing Perumahan Mangunsari Asri Salatiga Longsor

Akses Kendaraan Terputus Pasca Tebing Perumahan Mangunsari Asri Salatiga Longsor

Akses Kendaraan Terputus Pasca Tebing Perumahan Mangunsari Asri Salatiga Longsor

Tebing di Perumahan Cluster Mangunsari Asri ambrol setelah hujan deras pada Sabtu, memutus akses utama bagi 13 rumah. Petugas kepolisian, BPBD, dan Perkim melakukan penanganan darurat dengan pemasangan terpal serta bronjong. Warga membuat akses sementara melalui kebun untuk memastikan mobilitas tetap berjalan.
Foto dok IST
Warga dan petugas saat cek lokasi longsor
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Akibat hujan deras pada Sabtu lalu mengakibatkan ambrolnya tebing di perumahan Cluster Mangunsari Asri.

Akibatnya akses jalan menghubungkan perumahan dengan jalan keluar di perumahan terputus. Tebing ambrol sepanjang 15an meter. Mengikis hingga separuh badan jalan perumahan.

Tercatat Sebanyak 13 rumah yang berada di bagian belakang akses kendaraan terputus. Motor tidak diijinkan lewat. Dikarenakan bagian sisi lain jalan juga sudah miring.

Petugas kepolisian memasang garis polisi. Petugas BPBD dan Perkim melakukan upaya darurat untuk mencegah longsor meluas.

Aris Kurniawan, warga setempat menjelaskan jika tebing di wilayah tersebut memang rawan longsor. Beberapa kali tebing setinggi 20an meter itu sudah longsor.

“Sudah pernah mendapat bantuan pemerintah untuk membangun talud. Dan yang ambrol ini memang belum ditalud,” jelas Aris (17.11.2025).

BPBD memasang terpal biru diatas agar mengatasi jika turun hujan.

Sementara dari Perkim sudah mendatangkan bambu, batu serta bronjong untuk membuat talud sementara.

Warga melalui pihak RT dan RW membuat akses jalan darurat.

Mereka membuka pagar di belakang perumahan untuk membuat akses warga keluar masuk.

Akses ini melalui kebun warga menuju jalan belakang.

Vidio amatir lokasi longsor

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara