URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aksi heroik terjadi ketika pengemudi mobil Honda Stream bersama temannya mengejar gerombolan pemotor bersenjata tajam di Alun-Alun Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Selasa (7/1/2025) dini hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aksi Heroik Pengemudi Mobil Kejar Gerombolan Kreak Bersajam di Alun-alun Tambakboyo Ambarawa

Aksi Heroik Pengemudi Mobil Kejar Gerombolan Kreak Bersajam di Alun-alun Tambakboyo Ambarawa

Aksi Heroik Pengemudi Mobil Kejar Gerombolan Kreak Bersajam di Alun-alun Tambakboyo Ambarawa

MAG, pemuda asal Harjosari berhasil diamankan bersama senjata tajam oleh petugas Polsek Ambarawa saat hendak tawuran di Alun-Alun Tambakboyo, Ambarawa, Selasa (7/1/2025) dini hari.

Foto: Humas Polres Semarang

MAG, pemuda asal Harjosari berhasil diamankan bersama senjata tajam oleh petugas Polsek Ambarawa saat hendak tawuran di Alun-Alun Tambakboyo, Ambarawa, Selasa (7/1/2025) dini hari.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah aksi heroik pengemudi mobil Honda Stream menjadi viral setelah mengejar gerombolan pemotor berboncengan yang membawa senjata tajam berupa celurit dan pedang. Insiden ini terjadi di Alun-Alun Tambakboyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Selasa (7/1/2025) dini hari.

Dalam video tersebut, pengemudi mobil tersebut bersama seorang temannya, awalnya melihat gerombolan pemotor yang dikenal sebagai “kreak” sedang menggores-goreskan senjata tajam di aspal di wilayah Ngrengas, Ambarawa. Tidak tinggal diam, ia segera menginjak pedal gas mobilnya untuk mengejar kelompok tersebut melewati area persawahan, jalan-jalan kecil, hingga gang sempit. Aksi ini berlangsung hingga ke kawasan Alun-Alun Ambarawa dan Tambakboyo.

Saat pengejaran berlangsung, terlihat salah satu pemotor menabrak trotoar hingga roda belakang motornya terangkat. Pemotor tersebut kemudian terpeleset di genangan air dan jatuh hingga akhirnya berhasil diamankan warga.

Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya bersama warga berhasil mengamankan seorang remaja berinisial MAG (17), warga Harjosari, Kecamatan Bawen sekitar pukul 02.00 WIB bersama dua bilah senjata tajam jenis celurit yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kronologinya, MAG awalnya diajak rekannya, DN, untuk pergi ke rumah temannya di Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, pada Senin malam (6/1/2025). Sesampainya di sana, MAG menemui empat orang teman DN, dan sempat mengonsumsi minuman keras jenis ciu.

“Sekitar pukul 23.00 WIB, tiga orang tak dikenal bergabung dengan kelompok tersebut sambil membawa senjata tajam jenis celurit sepanjang 1,8 meter. Kelompok ini kemudian mendapatkan tantangan tawuran dari kelompok lain yang berlokasi di Kecamatan Jambu,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (7/1/2025).

Namun, setelah mendatangi lokasi yang disepakati sekitar pukul 01.00 WIB, kelompok lawan ternyata tidak datang. Setelah rencana tawuran gagal, kelompok ini berkendara keliling hingga tiba di Alun-Alun Tambakboyo.

“Mereka kemudian dikejar oleh warga yang menggunakan mobil seperti terlihat dalam video yang beredar di media sosial,” ungkapnya.

Saat merasa terancam, kelompok MAG yang berjumlah sembilan orang panik dan melarikan diri. Dalam kekacauan tersebut, dua celurit tertinggal di sekitar Alun-Alun Tambakboyo. MAG yang saat itu berboncengan dengan DN jatuh dari motor dan berhasil diamankan warga sebelum dilaporkan ke patroli Polsek Ambarawa.

“DN berhasil kabur dan kini sedang dalam pengejaran petugas,” lanjutnya.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kepemilikan senjata tajam yang ditemukan di lokasi. MAG mengaku tidak mengenal tiga orang yang membawa senjata tersebut.

“Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap peran masing-masing anggota kelompok,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Perdana! Kejari Salatiga Musnahkan BB di SMA Lab, Berikan Edukasi kepada Siswa
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang menangani 35 kasus kekerasan seksual hingga semester pertama 2026. Kepala DP3AKB Dewanto Leksono menyampaikan di Ungaran, Senin (6/7/2026), bahwa kasus cenderung meningkat sejak 2023 dan banyak pelaku merupakan orang terdekat korban, sehingga masyarakat diminta mendukung korban untuk melapor melalui layanan GEMATI.
Semester Pertama 2026, 35 Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Kabupaten Semarang. Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Satu pemikiran pada “Aksi Heroik Pengemudi Mobil Kejar Gerombolan Kreak Bersajam di Alun-alun Tambakboyo Ambarawa”

  1. Asalammualaikum ijin memberi tahu dan menyampaikan🙏🏻 sedikit cerita dari pengalaman saya waktu tgl 10.05.25 saya dari bandung berangkat mau ke Surabaya dengan cara estavet gandolan mau menonton persebaya..dan saat saya melewati area Jl. tambakboyo tuban.. Saya dan teman² yg lagi gandolan di atas mobil terbuka sempat di kejar dan di hadang sama anak² di sana sampai mereka malangkan kendaraan nya di depan kendaraan terbuka yg di naikin oleh saya dan anak² dan sempat terjadi cekcok sama pa supirnha…mereka yg menghadang saya dan anak² ada kurang lebih 20 motor berboncengan 2/3 orang dari setiap motor yg mereka kendarai.. Setau saya saat saya melintas di jalur area tambakboyo tuban..Biasanya itu di lapangan tambakboyo tuban banyak sekali anak-anak yg kumpul kumpul.
    Klo bisa buat aparat kepolisian setempat tolong di patroli trus dan bubarkan jika ada yg nongkrong² bergerombol..satu lagi pesen dari saya pa. Tolong angkut anak fung yg ada di jalur² pantura karna mereka sering menghadang dan mengambil barang² dari anak² yg sedang gandolan menaiki mobil terbuka,barang yg selalu mereka rampas (HP.BAJU.CELANA.TAS DLL nya)…anak² fung itu tidak segan untuk mengeroyok dan melukai para targetnya.

    Wasalamuallaikum 🙏🏻

    Reply

Tinggalkan komentar

Satu pemikiran pada “Aksi Heroik Pengemudi Mobil Kejar Gerombolan Kreak Bersajam di Alun-alun Tambakboyo Ambarawa”

  1. Asalammualaikum ijin memberi tahu dan menyampaikan🙏🏻 sedikit cerita dari pengalaman saya waktu tgl 10.05.25 saya dari bandung berangkat mau ke Surabaya dengan cara estavet gandolan mau menonton persebaya..dan saat saya melewati area Jl. tambakboyo tuban.. Saya dan teman² yg lagi gandolan di atas mobil terbuka sempat di kejar dan di hadang sama anak² di sana sampai mereka malangkan kendaraan nya di depan kendaraan terbuka yg di naikin oleh saya dan anak² dan sempat terjadi cekcok sama pa supirnha…mereka yg menghadang saya dan anak² ada kurang lebih 20 motor berboncengan 2/3 orang dari setiap motor yg mereka kendarai.. Setau saya saat saya melintas di jalur area tambakboyo tuban..Biasanya itu di lapangan tambakboyo tuban banyak sekali anak-anak yg kumpul kumpul.
    Klo bisa buat aparat kepolisian setempat tolong di patroli trus dan bubarkan jika ada yg nongkrong² bergerombol..satu lagi pesen dari saya pa. Tolong angkut anak fung yg ada di jalur² pantura karna mereka sering menghadang dan mengambil barang² dari anak² yg sedang gandolan menaiki mobil terbuka,barang yg selalu mereka rampas (HP.BAJU.CELANA.TAS DLL nya)…anak² fung itu tidak segan untuk mengeroyok dan melukai para targetnya.

    Wasalamuallaikum 🙏🏻

    Reply

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama PT Jasamarga Jogja Bawen menyempurnakan jalur kanalisasi sepeda motor di Exit Tol Bawen dengan mengubah bentuk pulau jalan menjadi lebih landai. Perbaikan yang dilakukan setelah evaluasi dan koordinasi dengan PT Trans Marga Jateng ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta memudahkan pengendara sepeda motor bergabung ke lajur utama.
Pulau Jalan Exit Tol Bawen Dibongkar, Kurangi Risiko Manuver Pengendara Motor
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta