URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Di Dusun Kauman, Desa Gogodalem, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terdapat sebuah Al-Qur'an berusia ratusan tahun yang berasal dari masa pemerintahan VOC, dikenal sebagai Al-Qur'an Blawong. Kini, Al-Qur'an tersebut disimpan dengan rapi di Masjid At-Taqwa di Dusun Kauman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Al-Qur’an Blawong di Masjid At-Taqwa Gogodalem Bringin Asli dari Eropa

Al-Qur’an Blawong di Masjid At-Taqwa Gogodalem Bringin Asli dari Eropa

Al-Qur’an Blawong di Masjid At-Taqwa Gogodalem Bringin Asli dari Eropa

Di Dusun Kauman, Desa Gogodalem, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terdapat sebuah Al-Qur'an berusia ratusan tahun yang berasal dari masa pemerintahan VOC, dikenal sebagai Al-Qur'an Blawong. Kini, Al-Qur'an tersebut disimpan dengan rapi di Masjid At-Taqwa di Dusun Kauman.
Foto dok Hanes
Kepala Dusun Kauman melihat Al-Qur’an Blawong dari jaman VOC di Masjid At-Taqwa Dusun Kauman Desa Gogodalem Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Jawa Tengah, Sabtu (23/3/2024).
featured-img

RASIKAFM.COM  | BRINGINDi Dusun Kauman Desa Gogodalem Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang Jawa Tengah terdapat Al-Qur’an berusia ratusan tahun yang berasal dari jaman VOC. Al-Qur’an ini biasa disebut warga setempat dengan Al-Qur’an Blawong.

Al-Qur’an Blawong kini disimpan rapi di Masjid At-Taqwa di Dusun Kauman Desa Gogodalem Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang.

Al-Qur’an Blawong sendiri berasal dari Eropa. Hal ini terlihat dari watermark kertas tersebut bertuliskan concordia researvap crescunt dija diterawang menghadap cahaya.

Uniknya Al-Qur’an Blawong ini ditulis tangan, hal ini terlihat dari guratan-guratan kecil tidak beraturan sehingga menandakan jika bernar di tulis tangan.

Meski telah berusia ratusan tahun, Al-Qur’an ini kondisinya masih bagus dan masih bisa dibaca dengan jelas. Meski ada beberapa tulisan yang harus dibaca khusus, sebab beberapa ayat tidak memiliki harokat. Selain itu tidak asa tanda baca yang menunjukkan urutan ayat. kepada wartawan

Kepala Dusun Kauman, Nasiruddin mengaku Al-Qur’an Blawong ini telah diteliti oleh beberapa peneliti kertas yang digunakan menulis Al-Qur’an Blawong berasal dari Eropa.

“Al-Qur’an ini diteliti beberapa instansi salah satunya yang di Prambanan. Kami tahunya ada logo di kertasnya. Kemungkinan dari jaman VOC,” kata Nasiruddin, Sabtu (23/3/2024).

Dirinya mengaku penulis dari Al-Qur’an Blawon yakni Simbah Jamaluddin. Simbah Jamaluddin merupakan tokoh pendiri Masjid At-Taqwa.

“Kalau tahunnya tidak diketahui, karena tidak ada penulisan tahun di dalamnya. Tapi dari cerita orang tua terdahulu usianya hampir sama dengan Masjid At-Taqwa ini atau jaman setelah kerajaan Demak,” jelasnya.

Dulu Al-Qur’an Blawong hanya dibaca dan dikeluarkan setahun sekali yakni setiap tanggal 20 syaban. Namun saat ini Al-Qur’an Blawong dikeluarkan dan dibaca rutin setiap 35 hari sekali.

Terdapat empat Al-Qur’an Blawong yang tersimpan rapi di gudang Masjid At-Taqwa, namun hanya satu yang masih lengkap karena termakan usia

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP
Tak Menyerah pada Keterbatasan, Perajin Difabel Kuda Lumping Asal Ambarawa Kembangkan Usaha Lewat UEP

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga