KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Alami Rem Blong, Truk Boks Tabrak Empat Kendaraan di Kawasan Exit Tol Bawen

Alami Rem Blong, Truk Boks Tabrak Empat Kendaraan di Kawasan Exit Tol Bawen

Alami Rem Blong, Truk Boks Tabrak Empat Kendaraan di Kawasan Exit Tol Bawen

Truk boks alami rem blong di turunan menjelang Exit Tol Bawen hingga menabrak empat kendaraan, Senin (17/11/2025). Foto: dok. Warga/IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kecelakaan karambol melibatkan lima kendaraan kembali terjadi di kawasan Exit Tol Bawen, jalur Semarang–Solo, Bawen, Kabupaten Semarang, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Insiden ini diduga dipicu rem blong pada truk boks Hino yang melaju dari arah Semarang menuju Wonogiri.

Truk yang dikemudikan Utep Hidayat (49), warga Sumedang, Jawa Barat, melaju di turunan menjelang persimpangan exit tol ketika rem mendadak tidak berfungsi. Di depannya, sejumlah kendaraan berhenti di lampu merah, membuat laju truk tak terkendali.

“Sampai turunan, di depan saya kendaraan banyak berhenti di lampu merah. Tiba-tiba tidak bisa direm,” ujar Utep.

Truk boks tersebut terlebih dahulu menabrak dua kendaraan di jalur yang sama, yakni Toyota Innova dan mobil pikap. Menyadari situasi semakin berbahaya, Utep memutuskan membelokkan truk ke arah kanan untuk menghindari deretan kendaraan yang berhenti di depan.

“Kalau lurus ke depan malah banyak korban, maka saya buang ke kanan. Di jalur berlawanan kendaraan lebih sedikit,” katanya.

Manuver itu membuat truk melintasi median jalan dan menghantam dua kendaraan dari arah berlawanan, yaitu Toyota Avanza dan Hyundai Ioniq 5. Benturan keras membuat truk melintang menutup seluruh jalur menuju Ungaran dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

Sementara Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan bahwa rem blong menjadi dugaan awal penyebab kecelakaan.

“Menjelang exit tol, truk mengalami rem blong hingga menabrak dua kendaraan di depannya. Setelah itu, karena tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, langsung banting setir ke kanan dan menabrak dua kendaraan lainnya,” jelasnya.

Dari pengecekan sementara di RS At-Tin Bawen, dua orang dilaporkan mengalami luka ringan. Proses evakuasi berjalan di tengah hujan deras, sementara petugas terus mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Hingga pukul 16.00 WIB, upaya normalisasi jalur masih berlangsung dan polisi belum menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan sembari menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Dua pengusaha olahan singkong Salatiga, Tony Anindya dari Argotelo dan Hendardi dari singkong keju D-9, menerima penghargaan dari Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat kunjungan ke Kampung Singkong Salatiga, Kamis (15/10/2026). Muhaimin mengapresiasi perkembangan produk lokal serta menyatakan kesiapan pemerintah untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha dan industri kreatif di Salatiga.
Hadir di Kampung Telo, Muhaimin Iskandar Beri Penghargaan Pengusaha UMKM Salatiga Berbasis Singkong
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Kepala Desa petahana Nyatnyono, Parsunto, mengembalikan formulir pencalonan Pilkades pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (15/10/2026). Ia kembali maju untuk melanjutkan pembangunan desa dan pengembangan wisata religi yang dinilai belum maksimal. Panitia mencatat delapan orang mengambil formulir, sedangkan tiga bakal calon telah mengembalikannya hingga Kamis pagi.
Parsunto Pilih Hari Terakhir Kembalikan Formulir Pendaftaran Kades Nyatnyono, Berangkat Jalan Kaki Usai Minta Restu Sesepuh
[pekok2]