RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antisipasi Covid-19, Jamaah Haji Diimbau Tak Terima Banyak Tamu Jelang Keberangkatan

Antisipasi Covid-19, Jamaah Haji Diimbau Tak Terima Banyak Tamu Jelang Keberangkatan

Antisipasi Covid-19, Jamaah Haji Diimbau Tak Terima Banyak Tamu Jelang Keberangkatan

UNGARAN – Menjelang keberangkatan haji, jamaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Semarang diimbau untuk tidak banyak menerima kunjungan tamu, terutama pada H-5 keberangkatan. Hal ini terkait dengan keamanan para calon jamaah haji dari potensi paparan Covid-19.

Sebab jika masih banyak menerima tamu, dikhawatirkan pada saat melaksanakan tes PCR pada H-1 keberangkatan calon jamaah haji terpapar Covid-19. Akibatnya, keberangkatannya akan ditunda hingga lima hari dari jadwal semestinya.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Semarang, Titik Halimah saat dikonfirmasi belum lama ini.

“Lima hari sebelum keberangkatan, semua calon jamaah haji sebaiknya tidak menerima banyak tamu terlebih dahulu. Terlebih persyaratan dan ketentuan yang diberlakukan oleh negara Arab Saudi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sangat ketat,” ungkapnya.

Dijelaskan Titik, ada sekitar 72 syarat yang harus dipenuhi yang antara lain sudah lengkap vaksinasi Covid-19 lengkap (dosis 1,2 dan 3) serta harus wajib tes PCR dengan hasil negatif sehari sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. Maka kepada semua calon jamaah haji Kabupaten Semarang diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Seain tidak menerima tamu mulai H-5 keberangkatan juga harus istirahat yang cukup dan penting untuk menjaga kesehatan.

“Karena jika hasil PCR diketahui positif maka harus melalui proses karantina lima hari sampai hasilnya negatif,” ujarnya.

Sebagai informasi, sesuai jadwal sebanyak 301 jamaah haji asal Kabupaten Semarang diberangkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), masing- masing kloter 36 serta kloter 37.

Untuk kloter 36 dijadwalkan masuk Asrama haji Donohudan pada pada 27 Juni 2022 dengan jumlah sebanyak 125 orang jamaah, sedangkan kloter 37 Sementara kloter 37 dijadwalkan masuk Asrama Haji Donohudan pada tanggal 28 Juni 2022 dengan jumlah 176 orang jamaah. (win)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran