KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Antisipasi Kasus Pencurian Sekolah, Kadisdikbudpora Kabupaten Semarang Minta Alat Elektronik Dibawa Pulang

Antisipasi Kasus Pencurian Sekolah, Kadisdikbudpora Kabupaten Semarang Minta Alat Elektronik Dibawa Pulang

Antisipasi Kasus Pencurian Sekolah, Kadisdikbudpora Kabupaten Semarang Minta Alat Elektronik Dibawa Pulang

Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo. (Foto/win)

UNGARAN – Kasus pencurian laptop yang terjadi di SDN Lerep 01 dan SMPN 6 Ungaran Satu Atap pada Selasa (8/11/2022) dini hari kemarin mengundang keprihatinan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo.

Ia menuturkan, kejadian pencurian di lingkungan sekolah bukan hanya terjadi satu atau dua kali, melainkan sudah beberapa kali terjadi dengan sasaran alat elektronik terutama laptop, personal komputer dan proyektor.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Dulu pernah di Ambarawa, lalu SDN Genting 3 Jambu, SMPN 5 Ungaran, terakhir kemarin di SDN Lerep 01 dan SMPN 6 Ungaran. Sasarannya sama, alat elektronik. Maka kami imbau bapak ibu guru membawa pulang dulu laptop inventaris sekolah sementara waktu untuk keamanan,” ungkapnya di Ungaran, Kamis (10/11/2022).

Kemudian upaya yang lain adalah dengan memasang CCTV di lingkungan sekolah. Sebab belum semua lembaga pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP di Kabupaten Semarang belum memiliki kamera pengaman tersebut.

“Ini (CCTV) sudah menjadi kebutuhan mendesak sebagai sarana pendukung keamanan,” paparnya.

Sedangkan terkait ganti rugi, Sukaton melanjutkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Sebab laptop yang dicuri tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Kemdikbudristek yang telah diserahterimakan kepada pihak sekolah.

“Terus terang kami tidak memiliki anggaran untuk ganti rugi. Semoga ada solusi terbaik dan pihak kepolisian segera bisa menangkap pelakunya,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi pencurian terjadi di SDN Lerep 01 dan SMPN 6 Ungaran Satu Atap. Dalam satu malam, pencuri berhasil membawa kabur 16 laptop, satu komputer personal, satu proyektor dan uang tunai Rp 1.220.000. Kerugian akibat pencurian itu ditakksir mencapai lebih dari Rp 124 juta. Kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]