URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga, Andri Lesmano, menegaskan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Rutan Salatiga untuk menerapkan gaya hidup sederhana dan bijak dalam penggunaan media sosial. Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo dan pimpinan Kementerian Hukum dan HAM.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Apel Senin Pagi, Karutan Salatiga Minta ASN Hidup Sederhana

Apel Senin Pagi, Karutan Salatiga Minta ASN Hidup Sederhana

Apel Senin Pagi, Karutan Salatiga Minta ASN Hidup Sederhana

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano. Saat memimpin Apel Rutin Senin (03/04/2023). Pagi.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Hal itu ditegaskan langsung oleh Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga Andri Lesmano. Agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Rutan Salatiga untuk selalu menerapkan gaya hidup sederhana dan tidak berlebihan.

Menurut Andri, penegasan ini sekaligus sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Joko Widodo dan pimpinan Kementerian Hukum dan HAM, yang mengingatkan para ASN dan pelayan publik untuk tidak memamerkan kekayaan, hidup sederhana dan lebih bijak dalam penggunaan media sosial.

“Sebagai ASN dan pelayan publik kita harus senantiasa memberikan layanan terbaik pada masyarakat terlebih warga binaan, sesuai instruksi Presiden dan pimpinan Kementerian mari bersama untuk hidup sederhana, tidak pamer kekayaan serta lebih bijak dalam penggunaan media sosial terlebih saat ini dibulan ramadan, terus berikan manfaat dan kebaikan bagi sesama,” ujarnya Senin (03/04/2023).

Oleh sebab itu, Andri Lesmano meminta seluruh jajaran untuk menerapkan filosopi empat elemen kehidupan yaitu air, tanah, udara dan api.

Andri menjelaskan filosofi air bahwa kehidupan itu mengalir dari atas ke bahwa, sehingga sebagai ASN atau pelayan publik harus senantiasa memberikan pelayanan yang prima dan sesuai dengan regulasi yang ada.

Selanjutnya elemen tanah, Andri meminta pada jajaran untuk lebih bijaksana, melayani dengan kelembutan dan perhatian. “Sejatinya manusia diciptakan dari tanah dan kembali ke tanah, untuk itu mari kita tetap merunduk dan rendah hati serta tidak boleh sombong,” ucapnya.

Pria asal Surabaya ini menambahkan terkait dengan elemen ketiga yaitu udara, yang menjadi simbol dari kesejukan dan ketenangan. “Untuk itu sebagai ASN ayo kita hadirkan kedamaian dan sebagai pengayom serta hadirkan kenyamanan bagi masyarakat,” tambahnya.

Diakhir Andri menguraikan terkait filosofi api yang melambangkan kekuatan, energi dan kebersamaan. “Dengan kekuatan yang kita miliki, bersama kita ciptakan kehangatan dengan energi yang positif untuk hadirkan pelayan publik yang handal dan bermanfaat,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan