URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi program Indonesia Urban Water Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua (IUWASH PLUS) dari Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Apresiasi Program IUWASH Plus, Ganjar Berharap USAID Ikut Dampingi Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Apresiasi Program IUWASH Plus, Ganjar Berharap USAID Ikut Dampingi Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Apresiasi Program IUWASH Plus, Ganjar Berharap USAID Ikut Dampingi Penanganan Kemiskinan Ekstrem

featured-img

“Masyarakat harus bisa mengakses air bersih, apakah itu Pamsimas atau PDAM. Konservasi dan reboisasi yang memunculkan sumber air baru juga perubahan perilaku yang bagus karena kebutuhan air menjadi bisa disuplai secara natural,” kata Ganjar.

Adapun sanitasi dan kebutuhan air bersih sendiri juga masuk dalam indikator kemiskinan. Hal itu sebenarnya sejalan dengan program pemerintah untuk pengentasan kemiskinan. Maka dari itu meskipun masa kerja USAID IUWASH sudah selesai bulan November tahun ini, Ganjar berharap agar bisa diteruskan untuk ikut mendampingi penanganan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten.

“Program IUWASH ini harapan saya bisa diteruskan. Tadi saya kasih tantangan untuk mendampingi penurunan kemiskinan ekstrem di lima kabupaten. Soal ini mereka mau bicarakan dulu karena program mereka sebenarnya sudah selesai. Tapi saya tawarkan agar terkait beberapa indikator terutama jamban dan air bersih, saya berharap, IUWASH ikut mendampingi lima kabupaten yang bisa kita jadikan contoh untuk penanganan kemiskinan ekstrem,” kata Ganjar.

Halaman 2 dari 2
✓ Selesai Dibaca

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved