KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Asyik Balap Liar, Puluhan Remaja Kocar-kacir! Polisi Amankan 69 Motor di Jalur Bendungan Jragung

Asyik Balap Liar, Puluhan Remaja Kocar-kacir! Polisi Amankan 69 Motor di Jalur Bendungan Jragung

Asyik Balap Liar, Puluhan Remaja Kocar-kacir! Polisi Amankan 69 Motor di Jalur Bendungan Jragung

Sejumlah pemuda bersembunyi di semak-semak untuk menghindari kejaran petugas saat razia balap liar yang digelar Satlantas Polres Semarang di kawasan Bendungan Jragung, Candirejo, Pringapus, Sabtu (7/2/2026) sore. Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Aksi balapan liar yang kerap meresahkan warga akhirnya ditindak tegas Sat Lantas Polres Semarang. Dalam rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat, polisi mengamankan 69 sepeda motor di jalan baru proyek strategis nasional Waduk Jragung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Sabtu (7/2/2026) sore.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menjelaskan penindakan dilakukan berdasarkan banyaknya aduan warga yang masuk melalui Call Center 110 maupun laporan langsung kepada Kapolres Semarang.

“Lokasi ini sering digunakan untuk balapan liar, terutama sore hari. Bertepatan dengan Operasi Keselamatan Candi 2026, kami menindaklanjuti laporan tersebut dan berhasil mengamankan 69 kendaraan,” ungkapnya.

Jalur penghubung Kabupaten Semarang–Demak itu memang kerap dijadikan tempat nongkrong warga pada sore hari. Saat razia berlangsung, sejumlah remaja yang terlibat balapan liar berusaha melarikan diri, bahkan ada yang nekat masuk ke semak-semak dan kebun untuk menghindari petugas.

Untuk mengangkut puluhan kendaraan tersebut, polisi mengerahkan 10 unit truk. Seluruh sepeda motor yang terjaring langsung dikenai sanksi tilang dan diamankan di Mako Sat Lantas Polres Semarang.

“Semua kendaraan sudah kami tindak sesuai aturan dan saat ini diamankan di mako,” tegasnya.

Lingga juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya. Menurutnya, balapan liar tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya serta mengganggu ketertiban umum.

“Balapan liar adalah kegiatan negatif yang merugikan banyak pihak. Kami berharap peran orang tua dan masyarakat bisa bersama-sama mencegah hal ini,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]