URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Aulia, Gadis tangguh sekaligus berbakti itu asal Salatiga, gadis yang masih duduk dibangku SMA ini harus bekerja keras untuk mencari nafkah dan biaya untuk kebutuhan sekolah. Selain itu ia juga merawat kedua orang tuanya yang saat ini tengah sakit lumpuh.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aulia, Siswi Kelas X SMA Salatiga, Rawat Sendirian Kedua Ortunya Yang Sakit

Aulia, Siswi Kelas X SMA Salatiga, Rawat Sendirian Kedua Ortunya Yang Sakit

Aulia, Siswi Kelas X SMA Salatiga, Rawat Sendirian Kedua Ortunya Yang Sakit

featured-img

Gadis tangguh sekaligus berbakti itu Aulia asal Salatiga, bagaimana tidak Jika banyak remaja saat ini yang hanya menghabiskan waktu senggang untuk bermain, tapi tidak dengan gadis yang masih duduk dibangku SMA ini. Dialah Aulia Restu Septia, siswi SMAN 2 Salatiga, yang harus bekerja keras untuk mencari nafkah dan biaya untuk kebutuhan sekolah. Selain itu ia juga merawat kedua orang tuanya yang saat ini tengah sakit lumpuh.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, ia harus bekerja keras beruntung kadangkala juga mendapat bantuan dari masyarakat yang peduli, Bahkan

Belum lama ini, Pemerintah Kecamatan Argomulyo bersama Pemerintah Kelurahan Kumpulrejo, telah mendata keluarga Mugimin. “Kita dari Pemerintah, melalui Kelurahan Kumpulrejo sudah turut membantu keluarga Pak Mugimin atau ayah dari adik Aulia. Kami hadir ditengah tengahnya untuk meringankan beban,”kata Camat Argomulyo Agus Wibowo.

Disampaikan Agus, keluarga adik Aulia terus kita dampingi dan sudah kita data. Saat ini sudah terealisasi dan keluarganya masuk dalam data penerima bantuan, diantaranya sudah masuk di data PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPJS.

“Pada saat ia sakit, pihak Kelurahan, LPMK dan kami juga menyerahkan bantuan. Bahkan beberapa ASN kita koordinasi dan melalui infaq shodaqoh terkumpul Rp 5 Juta lebih dan sudah kita serahkan dalam bentuk uang maupun dalam bentuk barang,”ungkapnya.

Ditambahkan Agus, selain dari kami, pemerintah melalui inspektorat juga memberikan bantuan dari dana gratifikasi itu diarahkan untuk membantu keluarga Mukimin.

Senada dengan Camat Argomulyo, Lurah Kumpulrejo Eska Bayu Sukmawan menyampaikan, terkait dengan kondisi warga di RW 10 yang bernama Mugimin memang sangat memprihatinkan. Saat ini ia dan istrinya menderita lumpuh sehingga tidak bisa bekerja, sedangkan anak anaknya masih ada yang duduk di bangku sekolah yakni kelas 1 SMAN 2 Salatiga.

“Alhamdulillah warga kanan kiri dan mungkin lingkungan Belon sudah sangat perduli. Selain itu dari pemerintah Kota Salatiga juga melalui Dinsos, Kecamatan dan Kelurahan juga ikut memperhatikan,”unkap Bayu.

Bayu menuturkan, seperti disampaikan Camat Argomulyo bahwa keluarga Mugimin saat ini masuk dalam data penerima PKH. Selain itu BPJS dari pemerontah

“Pada tengah tahun kemarin juga ada dana sosial dari para pejabat Pemkot yang di kumpulkan oleh Camat Argomulyo, lalu di serahkan kepada keluarga Mugimin,”jelasnya.

Melihat kondisi tersebut Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana. mengundang Aulia ke Polres Salatiga, pada Rabu sore 03/02/2021.

Aulia datang didampingi Kapolsek Argomulyo Iptu Sarwoko, S.H. dan Bhabinkamtibmas Kumpulrejo kemudian langsung bertemu Kapolres Salatiga di Ruang Kerja Kapolres.

Halaman 1 dari 2

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved