[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Author: Arief Syarifudin

kasus-bayi
Ungkap Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Ini Pengakuan Pelaku
RASIKAFM – Polrestabes Semarang mengungkap kasus penemuan bayi di Lapangan Voli Jalan Candi Pawon Selatan RT 4 RW 1, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan pada Sabtu (2/10/2021) sekira pukul 07.00...
polisi-amankan-2-org
Pelaku Pembuangan Bayi Di Ngaliyan Adalah Pasangan Tak Resmi, Ini Motifnya
Penemuan Jasad bayi perempuan di Lapangan Voli Jalan Candi Pawon Selatan RT 4 RW 1, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan pada Sabtu (2/9/2021). RASIKAFM – Polrestabes Semarang menangkap pasangan...
ganjar-industri-papua
Kesan Anak Muda Papua ke Ganjar: Pemimpin Keren, Casing Tua tapi Dalamnya Muda Banget
PAPUA – Casing boleh tua, tapi dalamnya ternyata muda banget. Kesan itulah yang didapat anak-anak muda kreatif Papua saat bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Minggu (3/10) malam. Mereka...
emas-sepak-takrow
Disemangati Ganjar, Tim Sepak Takraw Putri Jateng Raih Medali Emas
PAPUA – Kabar gembira disampaikan atlet-atlet dari Jawa Tengah. Pelan namun pasti, raihan pundi-pundi emas untuk kontingen Jateng pada PON XX Papua terus bertambah. Terbaru, raihan emas didapat tim...
ganjar-mahasiswa-papua
Aktivis Mahasiswa Papua temui Ganjar, Sampaikan Jateng dan Papua Bersaudara
PAPUA – Sejumlah aktivis mahasiswa kelompok Cipayung Papua tiba-tiba mendatangi hotel tempat menginap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Jayapura, Minggu (3/10). Para mahasiswa menyampaikan...
polisi-amankan-2-org
Kasus Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, Polisi Amankan Dua Orang
RASIKAFM – Polrestabes Semarang terus melakukan penyelidikan terkait kasus penemuan jasad bayi di Lapangan Voli Jalan Candi Pawon Selatan RT 4 RW 1, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan pada...
mbak-ita-mbatik
Mahasiswa Kolaborasikan Motif Batik Lampung dan Semarangan, Mbak Ita: Luar Biasa
SEMARANG – Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita antusias melihat kaum milenial para mahasiswa asal Lampung membatik di Kampung Djadoel Semarang. Bukan sembarangan motif...
jasad-bayi2
Sebelum Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, 2 Wanita Menumpang Kamar Mandi Warga Dan Meninggalkan Bercak Darah
Penemuan Jasad bayi perempuan di Lapangan Voli Jalan Candi Pawon Selatan RT 4 RW 1, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan pada Sabtu (2/10/2021). RASIKAFM – Warga digegerkan dengan penemuan jasad...
jasad-bayi
Geger, Penemuan Jasad Bayi Perempuan Di Ngaliyan
RASIKAFM – Warga Ngaliyan kembali digegerkan lagi dengan penemuan bayi namun kali ini makhluk suci itu ditemukan meninggal dunia. Jasad bayi yang belum genap berumur satu hari itu ditemukan warga...
narkoba-lapas-2-10
Lapas Semarang Kembali Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu-Sabu Ke Dalam Rutan
RASIKAFM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang kembali mengagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu ke dalam rutan (rumah tahanan) Sabtu, (2/9/2021). Penggagalan itu, bermula...
Muat Lebih

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting