KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Geger, Penemuan Jasad Bayi Perempuan Di Ngaliyan

Geger, Penemuan Jasad Bayi Perempuan Di Ngaliyan

Geger, Penemuan Jasad Bayi Perempuan Di Ngaliyan

RASIKAFM – Warga Ngaliyan kembali digegerkan lagi dengan penemuan bayi namun kali ini makhluk suci itu ditemukan meninggal dunia.

Jasad bayi yang belum genap berumur satu hari itu ditemukan warga di Lapangan Voli Jalan Candi Pawon Selatan RT 4 RW 1, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan pada Sabtu (2/10/2021) sekira pukul 17.30 WIB.

[irp posts=”23407″ name=”Sebelum Penemuan Jasad Bayi Di Ngaliyan, 2 Wanita Menumpang Kamar Mandi Warga Dan Meninggalkan Bercak Darah”]

Saksi mata, Rendra (20) mengatakan, penemuan jenazah bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan pada saat warga sekitar sedang bermain voli.

Warga RT 11, RW 1 itu menjelaskan, ia mengetahui ada mayat bayi ketika dirinya hendak mengambil bola yang mengarah ke tembok lapangan voli tersebut.

“Sekitar pukul 17.30 WIB, saat itu sedang main voli, kebetulan bola mengarah ke tembok. Saat saya mau ambil bola tersebut, ternyata ada jenazah bayi,” tuturnya kepada wartawan, Sabtu (2/10/2021).

Ia melanjutkan, ketika ditemukan, jenazah bayi dalam keadaan  telungkup dan masih terdapat bercak darah.

“Selain itu, sebagian badan jenazah tertutup kain merah, dan celana dalam berwarna biru,” ujarnya.

Rendra mengatakan, usai melihat sosok jenazah ia memanggul temannya, dan minta bantuan ke Ketua RT setempat.

“Langsung kami minta bantuan Ketua RT, dan ditelponkan ke Polisi,” ucapnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas, jenazah bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan usia hanya beberapa jam setelah dilahirkan. Saat ini, jenazah bayi sudah berada di RSUP Kariadi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Kirab obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 tiba di Kabupaten Semarang pada Sabtu (24/10/2026) sore setelah menempuh perjalanan dari Api Abadi Mrapen, Grobogan. Di tengah kemeriahan kirab, kontingen Kabupaten Semarang menambah medali dari cabang olahraga arung jeram dan muaythai, sehingga total raihan sementara mencapai dua emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kirab Obor Porprov Jateng 2026 Disambut Meriah, Kabupaten Semarang Tambah Emas dari Arung Jeram
[pekok2]