[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Author: Arief Syarifudin

Hendi Uji Coba Bus Listrik Karya Anak Bangsa Untuk Kota Semarang
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menunjukan baterai yang digunakan sebagai energi penggerak Bus Listrik (Foto:IST) RASIKAFM – Berbagai terobosan diupayakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi...
Saksi Mata Sebut Ada Satu Orang Yang Mencurigakan Sebelum Pencurian Di Minimarket Pedurungan
Tim Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait pencurian di Jalan Syuhada Raya, Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang pada Senin (20/9/2021)....
Hari Pertama Gelar Ops Patuh Candi, Satlantas Polrestabes Semarang Gelar Baksos Dan Vaksinasi
Hari pertama Operasi Patuh Candi, Satlantas Polrestabes Semarang melakukan kegiatan bakti sosial (baksos) dan vaksinasi di dua wilayah Kota Semarang yaitu Kecamatan Semarang Utara dan Kecamatan Semarang...
Kebakaran di Menara Baiturrahman, Diduga Karena Korseleting Listrik
Kebakaran terjadi di menara masjid Baiturrahman yang terletak di Jalan Simpang Lima, Keluraham Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah pada Senin (20/9/2021) RASIKAFM – Peristiwa kebakaran terjadi di...
bobol-atm-2
Pencurian Di Minimarket Pedurungan, Mesin ATM Hampir Dibobol
RASIKAFM – Pencurian terjadi di sebuah minimarket yang terletak di Jalan Syuhada Raya, Kelurahan Tlogosari Wetan, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang pada Senin (20/9/2021) sekira pukul 02.00 WIB. Selain...
Polrestabes Semarang Pastikan Akan Laksanakan Amanah Operasi Patuh Candi
Wakapolrestabes Semarang, AKBP Iga DP usai kegiatan Apel Patuh Candi di Mapolrestabes Semarang, Senin (20/9/2021). RASIKAFM  – Polrestabes Semarang pastikan akan laksanakan amanah dalam kegiatan...
Polda Jateng Gelar Apel Operasi Patuh Candi, Ini Yang Disampaikan Kapolda
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat Apel Gelar Pasukan Patuh Candi 2021 di Mapolda Jateng Senin, (20/9/2021) pagi. RASIKAFM – Polda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Patuh...
Kominfo Minta Masyarakat Untuk Segera Beralih Ke TV Digital
Haryo, anggota Gugus Tugas Migrasi Tv analog ke digital Kominfo usai kegiatan sosialisasi peralihan dari televisi Analog ke televisi digital di sebuah media milik pemerintah, Sabtu (18/9/2021) malam. RASIKAFM...
Mesin ATM Bank Jateng Dibobol, Uang Ratusan Juta Hilang
Tim Inafis Polrestabes Semarang saat melakukan pemeriksaan dan penyelidikan usai dibobolnya ATM milik Bank Jateng yang terletak di dalam toko Indomaret Jalan Raya Plalangan, Kelurahan Plalangan, Kecamatan...
Memperingati HUT Lantas Yang Ke 66, Ini Yang Dilakukan Dirlantas Polda Jateng
Salah satu kegiatan perayaan HUT Lantas ke 66 yaitu Polda Jateng melaksanakan kegiatan vaksinasi bagi pengemudi angkutan umum dan ojek online (ojol) yang dilaksanakan di Taman Batu Raden Saleh (TBRS) Sabtu,...
Muat Lebih

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting