KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Benteng Pendem Ambarawa Dibuka untuk Umum Usai Revitalisasi, Warga Antusias Kunjungi Destinasi Baru Kabupaten Semarang

Benteng Pendem Ambarawa Dibuka untuk Umum Usai Revitalisasi, Warga Antusias Kunjungi Destinasi Baru Kabupaten Semarang

Benteng Pendem Ambarawa Dibuka untuk Umum Usai Revitalisasi, Warga Antusias Kunjungi Destinasi Baru Kabupaten Semarang

Cuaca hujan tak mengurangi antusiasme warga mengunjungi kompleks Fort Willem I di Desa Lodoyonf, Ambarawa sehari sebelum diresmikan, Minggu (16/11/2025) sore. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ratusan warga memadati kompleks Fort Willem I atau Benteng Pendem Ambarawa di Desa Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (16/11/2025) sore. Meski hujan turun sejak siang, antusiasme pengunjung tetap tinggi untuk melihat hasil revitalisasi benteng peninggalan abad ke-19 tersebut.

Bangunan berarsitektur klasik Eropa itu tampak terang dengan pencahayaan kuning dari lorong-lorong arcadenya. Dinding putih dan sejumlah bagian bata yang dibiarkan tampak menjadi ciri restorasi yang mempertahankan elemen otentik benteng. Area yang telah selesai direvitalisasi dibuka gratis untuk umum pada akhir pekan, sehari sebelum pembukaan resmi pada Senin (17/11/2025).

Jalur ikonik di antara dua bangunan utama, A8a dan A9, menjadi titik favorit pengunjung. Permukaan jalan yang dulu becek kini telah dipasang lantai batu. Lampu sorot yang dinyalakan saat sore membuat area tersebut menjadi lokasi berfoto yang ramai.

Seorang pengunjung, Neva (21), warga Desa Pasekan, mengaku tak menyangka perubahan benteng akan sejauh ini.

“Spot yang paling bagus ya jalan di antara dua gedung, ikonik dari dulu. Saya tidak menyangka bisa sebagus ini, dulu becek, sekarang bersih dan dicat putih,” ujarnya.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang, Tri Subekso, menjelaskan proses revitalisasi dilakukan dengan prinsip pelestarian cagar budaya.

“Revitalisasi ini tidak sekadar mempercantik, tetapi mengembalikan bentuk otentik Fort Willem I sebagaimana aslinya,” katanya.

Menurut Tri, terdapat sekitar 30 bangunan di kompleks benteng, masing-masing mengalami tingkat kerusakan berbeda. Proses pemulihan dilakukan menggunakan bahan sesuai rekomendasi agar menyerupai kondisi asli.

“Kalau ada yang mengkritik kenapa ada bangunan yang temboknya berwarna putih, hasil penelitian menunjukkan bahwa aslinya memang seperti itu,” ujarnya.

Akses menuju Fort Willem I dapat ditempuh dari Kota Semarang melalui Tol Semarang–Solo atau Tol Ungaran–Bawen, kemudian keluar menuju Jalan Lingkar Ambarawa (JLA). Pengunjung dapat mengikuti penunjuk arah menuju area benteng. Dari pusat Ambarawa, akses dapat melalui Jalan Kyai Mahfudh Salam atau Jalan Benteng Dalam sebelum tiba di area parkir. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Kontingen sambo Kota Salatiga meraih tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada hari pertama Porprov Jawa Tengah 2026, Kamis (22/10). Medali emas dipersembahkan Michel Angelo, Nanda Bagus Yuniarta, dan Rendi Dwi Kuncoro. Sementara itu, Pradipa Bagaskara Pratama meraih perak dan Surya Adji Nugroho menyumbangkan perunggu.
Sambo Salatiga Borong Tiga Emas dalam Porprov Jateng
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Job Fair ke-49 pada 22–23 Oktober 2026 di Balairung UKSW, Salatiga, pukul 09.00–16.00 WIB. Kegiatan gratis dan terbuka untuk umum ini menghadirkan 393 lowongan dari lebih dari 35 perusahaan dan sekolah, serta menyediakan lokakarya karier, konsultasi kesiapan kerja, dan kesempatan mengikuti tes seleksi secara langsung.
393 Loker dari 35 Perusahaan Tersedia dalam Job Fair UKSW ke-49
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
Siswi MTsN Salatiga Raih Medali Emas dalam Lomba KREASI 2026 di Yogyakarta
[pekok2]