URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Tragedi tenggelamnya dua nelayan di Danau Rawapening, Semarang mengundang keprihatinan. Para nelayan perlu memperhatikan keselamatan diri saat mencari ikan, seperti mengenakan life jacket. Polres Semarang dan relawan SAR Bumi Serasi memberikan bantuan life jacket dan mengedukasi pentingnya keselamatan di perairan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berdalih Bisa Berenang, Masih Ada Nelayan Nekat Cari Ikan di Rawapening Tanpa Pelampung

Berdalih Bisa Berenang, Masih Ada Nelayan Nekat Cari Ikan di Rawapening Tanpa Pelampung

Berdalih Bisa Berenang, Masih Ada Nelayan Nekat Cari Ikan di Rawapening Tanpa Pelampung

Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Tragedi tenggelamnya dua orang nelayan di Danau Rawapening, Kabupaten Semarang pada Minggu (5/3/2023), turut mengundang keprihatinan berbagai pihak. Peristiwa itu tidak seharusnya terjadi jika para nelayan yang hendak pergi mencari ikan memperhatikan faktor keselamatan.

Seperti yang diungkapkan oleh relawan SAR Bumi Serasi (Buser) Koko Qomarullah, masih terdapat sejumlah nelayan yang abai terhadap keselamatan diri. Misalnya tidak mengenakan jaket keselamatan (life jacket) saat mencari ikan.[irp posts=”54586″ ]

“Kebanyakan alasannya karena bisa berenang, sehingga masih ada yang menyepelekan dengan tidak memakai life jacket,” ujarnya usai acara penyerahan bantuan life jacket dan paket sembako oleh Polres Semarang kepada pelaku wisata air dan nelayan di Kampoeng Rawa, Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (8/3/2023).

Atas hal itu, ia meminta kepada petugas kepolisian untuk ikut membantu mengedukasi para nelayan terkait pentingnya sarana keselamatan ketika hendak mencari ikan. Terutama bagi para nelayan yang tidak tergabung dalam paguyuban.

“Kalau yang tergabung paguyuban setiap satu bulan sekali ada pertemuan, lebih gampang sosialisasinya. Nah yang cari ikan sendiri-sendiri ini memang agak susah. Oleh karena itu kami mohon dibantu sosialisasi demi menekan kecelakaan air,” ungkapnya.

Wakapolres Semarang Kompol Sigit Ari Wibowo menyampaikan, pemberian bantuan life jacket kepada nelayan dan pelaku wisata air merupakan program Polda Jawa Tengah yakni Ikan Selayar (Ikut Andil Keselamatan Berlayar).

“Tujuannya untuk menekan fatalitas kecelakaan di perairan. Jangan sampai timbul korban jiwa seperti yang terjadi di Waduk Kedungombo tahun 2021 lalu, di mana 9 orang meninggal dunia akibat tenggelam,” tuturnya.

Sementara General Manager Kampoeng Rawa Simon menerangkan pihaknya secara disiplin mewajibkan penumpang perahu wisata untuk mengenakan life jacket sebelum berlayar.

“Ini sudah jadi SOP dan wajib dilaksanakan, sehingga jika ada yang tidak mengenakan maka pasti kami larang naik perahu wisata,” jelasnya.

Pun demikian dengan operator perahu wisata. Pihaknya secara tegas menerapkan sanksi jika ada yang kedapatan tidak mengenakan sarana keselamatan saat mengemudikan perahu.

“Bisa kami berhentikan, atau skors selama satu bulan untuk tidak mengoperasikan perahu,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Gubernur Ahmad Luthfi
Jalan Randublatung–Cepu Jadi Prioritas, Gubernur Ahmad Luthfi Janjikan Perbaikan Maksimal September 2026
santri di era digital
Pesantren di Era Digital: Menjaga Akar Peradaban di Tengah Arus Perubahan Zaman
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Siaga Hadapi Kondisi Darurat, Pertamina Gelar Simulasi Tumpahan Minyak dan Evakuasi Korban di IT Semarang
Ribuan pencari kerja, mayoritas lulusan baru, memadati Job Fair 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 26 perusahaan membuka 6.969 lowongan kerja dari berbagai sektor, sementara para peserta mengeluhkan syarat pengalaman kerja yang masih menjadi kendala utama bagi fresh graduate dalam memasuki dunia kerja.
Lulusan S1 Berburu Kerja di Job Fair, Terhambat Persyaratan Pengalaman

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

06 Juni 2026

INFOGRAFIS

TERKINI

Polisi Salatiga Tangkap Pengedar Sabu saat Pelaku Asik Menikmati Es Teh Jumbo di Demak
ererere
gdfgfg
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang
Di Tengah Kenaikan Harga Komoditas Hortikultura, Inflasi Jawa Tengah Masih dalam Rentang Sasaran 2,5±1%
Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,23 persen secara bulanan pada Mei 2026 setelah sebelumnya mencatat deflasi. Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, hingga telepon...
06 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14
06 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 12.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang terjadi pada Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 12.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter....
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 6 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 25–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di kawasan pegunungan tengah, Pantura barat, dan Jawa Tengah bagian barat pada sore hingga awal malam.
06 Juni 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 6 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara...
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Perbaikan Saluran Air di Depan Pasar Karangjati Picu Kemacetan Arah Bawen
Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, Karangjati, Kabupaten Semarang, mengalami perlambatan akibat pekerjaan perbaikan saluran air di depan Pasar Karangjati, Kamis (5/6/2026). Pembongkaran gorong-gorong...
Muat Lebih

POPULER

Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Kaji Pembangunan SMP Baru di Pringapus dan Tuntang
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah
Siswi SD Negeri Salatiga 06, Kiandra Isna Aisha Anindhita, mencatat prestasi gemilang dengan meraih nilai sempurna pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Capaian tersebut mengantarkan Kiandra menjadi peraih nilai rata-rata tertinggi tingkat sekolah dasar di Kota Salatiga, sekaligus menunjukkan kualitas pendidikan dasar yang terus berkembang melalui kerja keras siswa, dukungan keluarga, dan sekolah.
Kiandra, Siswi SDN 06 Salatiga Raih Nilai Sempurna dalam TKA 2026

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved