KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Beredar Percakapan Yang Diduga Kopda Muslimin Dengan Seorang Pria Pada Saat Diburu Tim Gabungan

Beredar Percakapan Yang Diduga Kopda Muslimin Dengan Seorang Pria Pada Saat Diburu Tim Gabungan

Beredar Percakapan Yang Diduga Kopda Muslimin Dengan Seorang Pria Pada Saat Diburu Tim Gabungan

Tangkap layar sebuah percakapan by phone antara seorang pria dengan seorang laki-laki yang diduga Kopda Muslimin.

SEMARANG – Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan percakapan by phone antara seorang pria dengan seorang laki-laki yang diduga Kopda Muslimin ketika sedang diburu Tim Gabungan TNI-Polri.

Dalam video itu di akun instagram infokomando.official ini, tampak seorang pria yang dipanggil ‘Bul’ itu tengah menelfon seseorang diduga Kopda Muslimin. Melalui sambungan telepon itu, Kopda Muslimin mengaku sudah tidak tahan lagi dengan situasi saat ini.[irp posts=”40481″ name=”Pemakaman Kopda Muslimin Tak Dilangsungkan Secara Militer”]

“Wis telat nek aku balik, Bul (Sudah terlambat kalau aku pulang, Bul),” ucap pria yang diduga Kopda Muslimin.

Namun, pria yang dipanggil Bul itu tetap menyakinkan Muslimin untuk kembali pulang.

“Belum pak, anak-anak butuh bapak,” kata lawan bicara

Muslimin lalu sempt terharu hingga menyebut nama anak-anaknya. Ia meminta Bul untuk menjadi paman yang baik untuk anak-anaknya.

“Titip anak-anak ya bul. Aku wis nyerah bul. Aku wis nyerah,” kata Muslimin.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan membenarkan rekaman suara itu adalah Kopda Muslimin. Ia mengatakan bahwa itu adalah percakapan Muslimin dengan salah satu perawat burung peliharaannya.

“Betul (suara Muslimin). Orang kepercayaan yang biasa disuruh merawat burungnya (peliharaan),” kata Donny kepada wartawan, Jumat (29/7).[irp posts=”40474″ name=”Kasus Kopda Muslimin Ditutup Usai Dinyatakan Meninggal Dunia”]

Untuk diketahui, Kopda Muslimin merupakan dalang dibalik penembakan istrinya sendiri Rina Wulandari (34). Muslimin memerintahkan 4 pembunuh bayaran untuk membunuh Rina demi wanita lain.

Korban sendiri menerima dua luka tembak di bagian perut sebelah kiri. Bahkan, satu proyektil peluru sempat bersarang di perut korban. Setelah buron selama beberapa hari, Kopda Muslimin ditemukan meninggal duni di rumah orang tuanya. Ia diduga meminum racun pada Kamis (28/7/2022) pagi.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]