URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua koordinator BLK Salib Putih, Juwanto mengatakan, pelatihan ini dilakukan untuk calon wirausaha muda. selain diberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang kopi juga ada kunjungan industri ke perusahaan pengelola kopi supaya peserta punya pemahaman yang lebih lengkap.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BLK Salib Putih Kembali Gelar Pelatihan Kompetensi Sekolah Barista Salatiga Angkatan II

BLK Salib Putih Kembali Gelar Pelatihan Kompetensi Sekolah Barista Salatiga Angkatan II

BLK Salib Putih Kembali Gelar Pelatihan Kompetensi Sekolah Barista Salatiga Angkatan II

featured-img

Kepada rasikafm.com Ketua koordinator BLK Salib Putih, Juwanto mengatakan, pelatihan ini dilakukan untuk calon wirausaha muda.

“Sumber dana pelatihan ini dari Kementerian Tenaga Kerja dan sudah dilakukan beberapa kali,”katanya saat ditemui media, di Aula BLK Yayasan Salib Putih, Jumat (14/10/2022).

Selain itu juga ada yang pelatihan digelar dengan biaya secara mandiri.”Ada pelatihan paket pelatihan satu hari, tiga hari, tujuh hari dan yang dari Kementerian dua puluh hari,”ungkapnya.

Dijelaskan Juwanto, selain diberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang kopi juga ada kunjungan industri ke perusahaan pengelola kopi supaya peserta punya pemahaman yang lebih lengkap.

“Harapan kami para peserta kedepan menjadi wirausaha muda dibidang kopi,”jelasnya.

Para peserta dalam pelatihan ini diajarkan ketrampilan dasar (basic skill – red) diantara ada manual brew atau kopi tubruk dan beberapa yang lain yakni espresso.

“Jadi untuk paket satu hari saja bisa mempelajari baik yang manual maupun yang espresso,”beber Juwanto.

“Bahkan para peserta diajarkan kopi latte. Latte itu yang bermotif bunga hati dan lainya,”terangnya.

ketika disinggung terkait batasan umur untuk calon pesertanya, Juwanto menyebut jika sasarannya adalah usia produktif yakni usia 18 tahun hingga 55 tahun.

“Jadi untuk peserta ada perpaduan yunior dan senior yang kemudian bisa saling berbagi karena mereka ada yang sudah punya kafe yang ingin memperdalam ilmu perkopian,”bebernya dengan gamblang.

Juwanto mengaku ia mempunya visi melatih 1000 orang dalam waktu dua hingga tiga tahun.

“Untuk saat ini kita sudah melatih 50 hingga 60 orang,”tandasnya.

Ketua Yayasan Salib Putih, Arif menambahkan bahwa saat ini sudah meluluskan 32 orang yang betul betul sekolah.

“Harusnya yang dari Kemenaker itu setiap periode 30 orang. Namun karena waktu itu pandemi maka dibatasi hanya 16 orang atau peserta,”tambahnya.

“Kami bercita cita semua gereja untuk ikut,”terang Arif.

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved