RASIKAFM.COM

📆 13 August 2022 🇮🇩 🕓 11:07

Bocah 11 Tahun di Semarang Meninggal Dunia Usai Tersambar Kereta Saat Bermain Layang-Layang di Perlintasan Rel

SEMARANG – Seorang bocah berumur 11 tahun meninggal dunia usai tertabrak kereta api di perlintasan kereta yang berada di Condrorejo RT 2 RW 11, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Kamis (4/8/2022) sekira pukul 15.30 WIB.

Korban berinisial N (11) ini tersambar kereta penumpang saat bermain layang-layang yang kebetulan posisi korban sedang berada diatas rel. Dalam pantauan, jarak rumah dengan lokasi kejadian sejauh sekira 100 meter.

“Tadi warga yang jadi saksi mata ngaku lihat korban tersambar kereta saat bermain layangan,” terang Ketua RW 11 Piton Prihantoro di lokasi kejadian.

Ia menduga korban berjalan mundur tanpa menengok kebelakang pada saat korban bermain layang-layang. Sehingga tanpa sadar ada kereta penumpang yang melintas datang dari arah barat ke timur dimana posisi korban berada di selatan perlintasan rel.

“Korban mundur-mundur main layangan ga sadar ada kereta lalu tertabrak,” katanya.

Ia menerangkan, korban bermain layangan sendirian dengan kawan sebayanya yang bermain sepakbola. “Jadi tak ada yang sempat meneriaki. Tahu-tahu selepas kejadian,” terangnya.

Usai tertabrak, kondisi tubuh korban masih utuh hanya patah tulang kaki dan tangan dengan kepala terdapat luka goresan dibagian telinga sebelah kanan. Sampi saat ini, dirinya masih berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait pemakaman korban.

“Luka hanya itu, tubuh korban masih utuh. Belum tahu apakah mau dimakamkan malam ini atau besok,” ucapnya.

Disisi lain, ia mengakui bahwa jalur rel kereta api yang membentang di dekat permukiman warga memang seringkali digunakan warga untuk aktivitas seperti berangkat kerja maupun ke sekolah. Begitupun para anak-anak bermain di dekat lokasi kejadian.

“Saya selalu mengimbau ke warga dan anak-anak jangan main di dekat rel kereta. Kami saat ini juga sedang usaha membuat ruang publik supaya anak tak bermain di dekat rel kereta api,” paparnya.

Pantauan, tampak sepasang sandal jepit hitam milik korban masih di lokasi kejadian. Tubuh korban sudah dievakuasi oleh keluarga dan menolak diautopsi oleh pihak kepolisian. Dan terlihat di rumah korban sudah dipasang tratak dan ada beberapa tetangga yang sudah melakukan takziah.

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Ganjar Instruksikan Wakil Bupati Pemalang Ambil Alih Pemerintahan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kepada Wakil Bupati Pemalang Mansyur Hidayat untuk segera mengambil alih pemerintahan. Menyusul kabar Bupati Pemalang MAW yang diduga terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Liga Askot Semarang 2022 Kembali Bergulir, Ratusan Match Akan Tersaji

Liga Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Semarang kembali bergulir pada tahun 2022 ini dimana sebelumnya kompetisi tahunan ini sempat terhenti karena pandemi. Pembukaan kompetisi sepak bola usia muda itu dilakukan secara simbolis dengan menendang bola kick off pertama di stadion Citarum Semarang Kamis (11/8/2022) sore.

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg
error: