URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar media workshop selama dua hari, Kamis dan Jumat (28-29 Oktober 2021) secara daring dengan tema tahun ke-8 program JKN-KIS

Mbak Google

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Menggelar Media Workshop, Sekaligus Memberi Penghargaan Kepada Jurnalis

BPJS Kesehatan Menggelar Media Workshop, Sekaligus Memberi Penghargaan Kepada Jurnalis

BPJS Kesehatan Menggelar Media Workshop, Sekaligus Memberi Penghargaan Kepada Jurnalis

featured-img

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar media workshop selama dua hari, Kamis dan Jumat (28-29 Oktober 2021) secara daring dengan tema tahun ke-8 program JKN-KIS, kian inovatif di era disruptif.

Kegiatan Media Workshop diawali dengan pengumuman pemenang Anugerah Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021, dan secara resmi dibuka oleh Kepala Humas BPJS Kesehatan, Muhammad Iqbal Anas Maruf.

[irp posts=”28601″ name=”BPJS Kesehatan Umumkan Lomba Karya Jurnalistik 2021″]

Pada Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021 ini diikuti sebanyak 153 peserta, baik dari media lokal maupun nasional. Dalam penilaian karya jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021, BPJS Kesehatan sangat menjaga objektivitas penilaian dan seluruh karya diberikan bersifat anonim.

Kegiatan media workshop diikuti kurang lebih 700 jurnalis dari seluruh wilayah kerja BPJS Kesehatan di Indonesia dengan tema “Tahun 2021, Program JKN-KIS Kian Inovatif di Era Disruptif”.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan, BPJS Kesehatan memerlukan peran insan media untuk menyampaikan informasi yang benar, berimbang dan aktual kepada masyarakat, terkhusus kepada peserta JKN – KIS terkait kebijakan dan inovasi serta layanan BPJS Kesehatan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh rekan – rekan media yang telah memberikan informasi yang benar, berimbang mengenai betapa pentingnya program JKN – KIS bagi seluruh masyarakat Indonesia yang tidak saja dalam peningkatan kesehatan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat,” kata Ali Ghufron.

Sementera itu, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Muhammad Iqbal Anas Maruf mengatakan, pihaknya menyadari bahwa media massa merupakan salah satu sumber informasi terpercaya dalam membentuk opini masyarakat.

“Media massa dapat menyampaikan informasi JKN – KIS secara benar dan berimbang, maka diperlukan pula pemahaman yang baik mengenai program JKN – KIS, bagaimana pengelolaannya oleh BPJS Kesehatan serta bagaimana peranannya dalam penanganan Covid-19,” jelas Iqbal.

Hari pertama Media Workshop dengan tema “Peran BPJS Kesehatan dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19” menghadirkan narasumber Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, Pakar Epidemiologi Universitas Indonesia, dr.Pandu Riono, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti.

Sementara itu, Juru Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi M Epid mengatakan saat ini, pihaknya lebih menekankan vaksinasi Covid-19 dan meningkatkan protokol kesehatan (prokes). Dikatakannya, setiap kasus Covid-19 secara rata-rata di bulan Oktober menularkan ke 0,96 orang atau jumlah kasus berkurang. Pandemi di Indonesia telah terkendali namun resiko peningkatan kasus masih tinggi.

“3M, 3T dan vaksinasi harus terus dilakukan secara konsisten dan cakupan tinggi agar Wabah Covid-19 teruse terkendali,” tukasnya.

Hari kedua yang mengangkat tema “Menjaga Keberlangsungan Program JKN – KIS” akan menghadirkan narasumber Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, David Bangun, Muttaqien selaku Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional, dan Pakar Asuransi Kesehatan Universitas Indonesia, Budi Hidayat.

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, pada 23 Juni 2026 untuk mempercepat penanganan rob yang menggenangi permukiman warga. Pemprov Jateng menyiapkan...
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menerima audiensi peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III di ruang kerjanya untuk membahas delapan aksi perubahan yang dirancang sebagai inovasi...
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Kelangkaan pasokan daging sapi terjadi di Kota Salatiga pada Juni 2026 akibat menurunnya populasi sapi potong yang siap dipasarkan. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga mencatat kebutuhan sekitar 15...
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Rutan Kelas II B Salatiga resmi menjalin kerja sama dengan Badan Bimbingan Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Semarang (FH USM) di Salatiga untuk memperluas akses layanan bantuan...
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM
Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?
Pemerintah memastikan skema insentif Rp5 juta untuk pembelian motor listrik semakin dekat diterapkan setelah Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan menyelesaikan koordinasi aturan, dengan Peraturan...

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia