KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Pekalongan Sosialisasikan Kepesertaan PPNPN pada Satker Kabupaten Batang

BPJS Kesehatan Pekalongan Sosialisasikan Kepesertaan PPNPN pada Satker Kabupaten Batang

BPJS Kesehatan Pekalongan Sosialisasikan Kepesertaan PPNPN pada Satker Kabupaten Batang

Foto. Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – Untuk memperbarui informasi kepesertaan JKN-KIS segmen Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Kabupaten Batang, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan melakukan sosialisasi kepada para perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (Satker) Pemerintah Kabupaten Batang, Rabu (11/02).

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut disampaikan kembali klasifikasi kepesertaan PPNPN merujuk Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018, dan juga perubahan terakhirnya yaitu Perpres 64 Tahun 2020.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Frederikus Hardiyanto menjelaskan bahwa implementasi sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 penetapan jumlah peserta dalam satu keluarga adalah 5 anggota keluarga inti terdiri dari istri, suami dan tiga anak, selain anggota keluarga untuk peserta segmen PPNPN dapat mengikutsertakan anggota keluarga yang lain sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

“Bagi tenaga kontrak, atau honorer Pemerintah Kabupaten Batang  yang memiliki anggota keluarga tambahan dapat mengalihkan kepesertaan anggota keluarga tambahannya menjadi peserta JKN-KIS segmen PBPU atau Bukan Pekerja (BP) atau didaftarkan Pemda sesegera mungkin untuk tetap mendapatkan pelayanan yang nyaman dan optimal,” kata Frederikus.

Selain aspek kepesertaan, Frederikus pun menyampaikan perlunya melakukan pemutakhiran data PPNPN, guna memaksimalkan pelayanan kepada peserta. Proses administrasi kepesertaan pun lebih dioptimalkan dan lebih tertib sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Frederikus pun menjelaskan langkah-langkah serta dukungan dari Pemerintah Daerah untuk menyukseskan Program JKN-KIS PPNPN ini. Satker mendaftarkan kepesertaan dan pembayaran iuran JKN-KIS PPNPN sesuai mekanisme penyesuaian iuran terbaru, yaitu 4% pemberi kerja dan 1% ditanggung pekerja.

“Kami berharap dengan sosialisasi ini dapat mendorong Satker untuk segera mendaftarkan PPNPN yang belum menjadi peserta JKN-KIS pada segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), dan sampai sejauh sudah 90% PPNPN di Kabupaten Batang sudah terdaftar,” tutur Frederikus.

Sementara itu salah satu perwakilan Satker Kedinasan Sosial Batang, Kepala Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian, Hariyani mengatakan menyambut baik dengan adanya sosialisasi PPNPN ini, dengan substansi utama Perpres Nomor 64 Tahun 2020 adalah untuk perbaikan Program JKN-KIS dari berbagai aspek, utamanya iuran pesertanya.

Hariyani menyampaikan bahwa Satker PPNPN akan mendukung peningkatan kepesertaan Program JKN-KIS, verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan tentunya pembiayaan Program JKN-KIS.

“BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah membentuk suatu kerja sama yang baik dengan tujuan utama terlaksananya pemberian JKN-KIS yang berkualitas terhadap para pekerja kami yang berstatus PPNPN,” kata Hariyani.

Haryani menambahkan melalui sosialisasi ini juga, sebagai PIC pihaknya terinformasi dengan jelas terkait update data maupun mutasi, misalnya peserta PPNPN yang sudah dinon-aktifkan wajib dilaporkan ke BPJS Kesehatan.

“Ke depannya kami berupaya untuk lebih tertib administrasi baik tambah maupun kurang, mengingat kaitannya dengan hak pegawai,” ungkap Hariyani. (ma/ey)

BACA JUGA :

Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Persoalan status tanah yang ditempati warga Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sejak 1983 belum tuntas. DPRD mendorong pemerintah daerah segera memberi kepastian, sementara Pemkab Semarang memfasilitasi opsi tukar guling. Polemik bermula dari pemindahan warga setelah banjir 1983 ke tanah bengkok kepala desa.
Aset Tanah Pojoksari 43 Tahun Tak Kunjung Jelas, DPRD Dorong Pemkab Semarang Segera Beri Kepastian
Persoalan status tanah yang ditempati warga Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sejak 1983 belum tuntas. DPRD mendorong pemerintah daerah segera memberi kepastian, sementara Pemkab Semarang...
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk mencari peluang bisnis dan produk Indonesia. Kemendag menargetkan 30.000 pengunjung dan potensi transaksi mencapai USD 17,5 miliar.
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Ekshibitor Siap Buka Pasar Global
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk...
Sebanyak 11 dari 13 pendaftar calon Pimpinan Baznas Kota Salatiga periode 2027–2032 dinyatakan lolos seleksi administrasi pada Kamis (24/9/2026). Mereka selanjutnya mengikuti tes pengetahuan dasar berbasis CAT dan penulisan makalah pada 6 Oktober 2026, sebelum menjalani wawancara dan pemeringkatan untuk menentukan 10 peserta yang akan diajukan kepada Baznas RI.
VinFast Tak Sekadar Jual Mobil Listrik, Tapi Tawarkan Ekosistem di GIIAS Semarang
VinFast menghadirkan VF 3, VF 6, dan VF MPV 7 di GIIAS Semarang 2026, Muladi Dome UNDIP, 30 September–4 Oktober. Selain kendaraan, VinFast menawarkan konsep Drive Worry Free yang mencakup jaminan nilai...
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan...
Lebih dari 3.000 keluarga di Jawa Tengah disebut telah menggunakan kendaraan BYD hingga September 2026. BYD melihat pertumbuhan tersebut sebagai tanda meningkatnya penerimaan kendaraan energi baru dan berencana memperluas jaringan penjualan serta layanan dari tujuh menjadi 16 lokasi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
BYD Sebut 3.000 Keluarga Jateng Gunakan Kendaraan Listrik
Lebih dari 3.000 keluarga di Jawa Tengah disebut telah menggunakan kendaraan BYD hingga September 2026. BYD melihat pertumbuhan tersebut sebagai tanda meningkatnya penerimaan kendaraan energi baru dan...
Muat Lebih

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]