URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Salatiga berkolaborasi dengan BPBD Kota Salatiga untuk mengantisipasi dan siaga terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, dan pohon tumbang seiring puncak musim penghujan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Korban, Polres Salatiga Cek Sarpras di Kantor BPBD Kota Salatiga

Cegah Korban, Polres Salatiga Cek Sarpras di Kantor BPBD Kota Salatiga

Cegah Korban, Polres Salatiga Cek Sarpras di Kantor BPBD Kota Salatiga

Jajaran polres Salatiga saat pantau sarpras di kantor BPBD Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Masuki puncak musim penghujan, Polres Salatiga berkolaborasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Salatiga, antisipasi dini dan siaga dalam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir, curah hujan tinggi, longsor, angin kencang, maupun pohon tumbang.

Guna memantabkan kerjasama dan kolaborasi tersebut Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari, kunjungi dan cek sarana dan prasarana di Kantor BPBD Kota Salatiga di Jalan Lingkar Salatiga, Kamis, 23/11/2025 sore.

“Dari hasil pengecekan untuk peralatan maupun obat obatan sudah tersedia sangat baik, kita tidak berharap Kota Salatiga senantiasa aman dan kondusif, tidak terjadi bencana alam, namun demikian kita harus bersiap diri untuk antisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan”, jelas Aryuni Novitasari.

Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa BPPD dalam rangka menghadapi Bansor (Banjir dan tanah longsor) telah mempersiapkan dengan baik berupa peralatan, sembako dan obat-obatan serta hal-hal lain yang dibutuhkan apabila terjadi bencana, dan siap bekerjasama dengan Polres Salatiga dalam penanganannya.

Setelah melaksanakan pengecekan sarana dan prasarana di Kantor BPBD, Kapolres Salatiga bersama Kepala BPBD dan rombongan melaksanakan mitigasi pengecekan ke daerah rawan bencana di Kota Salatiga, khususnya di daerah aliran sungai (Das) yang dekat dengan pemukiman penduduk.

Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar

BACA JUGA :

Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon