URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam proses pembuatan e-KTP yang umumnya berjalan lancar, terdapat kisah perjuangan yang mengharukan saat 'jemput bola' dilakukan secara langsung ke masyarakat. Irwan Susanto, Lurah Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir Kota Salatiga, dan tim dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Salatiga, menjalankan misi pemotretan untuk Suminem (60), warga RT 3/RW 6 Gunungsari Sidorejo Kidul yang sudah lama mengidap gangguan jiwa.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cerita Irwan Susanto ‘Jemput Bola’ ke Masyarakat, Kawal Perekaman e-KTP bagi ODGJ di Salatiga

Cerita Irwan Susanto ‘Jemput Bola’ ke Masyarakat, Kawal Perekaman e-KTP bagi ODGJ di Salatiga

Cerita Irwan Susanto ‘Jemput Bola’ ke Masyarakat, Kawal Perekaman e-KTP bagi ODGJ di Salatiga

Irwan Susanto (batik kuning) saat menunggui salah satu odgj rekam e ktp
featured-img

RASIKAFM.COM – SALATIGA – Dalam kondisi normal, proses pembuatan e-KTP tak membutuhkan waktu lama. Namun, ada kisah perjuangan yang harus dilalui dalam pembuatan kartu identitas tersebut saat ‘jemput bola’ ke masyarakat langsung.

Seperti yang dialami perangkat Kelurahan Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir Kota Salatiga dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Salatiga saat melakukan pemotretan terhadap Suminem (60). Warga RT 3/RW 6 Gunungsari Sidorejo Kidul tersebut sudah lama mengidap gangguan jiwa.

Lurah Sidorejo Kidul Irwan Susanto mengatakan, Suminem sudah 30 tahun tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Informasinya, dulu Suminem ini baik dan sehat, kemudian ada permasalahan hingga depresi dan mengidap gangguan jiwa. Sekarang sering keluar rumah dan ke sungai,” ujarnya belum lama ini.

Pihak keluarga, lanjut Irwan, mendukung Suminem memiliki KTP sehingga berkoordinasi dengan kelurahan untuk proses pembuatannya. “Tetap kita bantu dan layani, bahkan saat pemotretan kita ke rumahnya dan itu membutuhkan perjuangan,” terangnya.

Perjuangan pertama, merayu Suminem agar mau difoto. “Ini agak susah, karena mungkin ada pikiran yang aneh-aneh. Sehingga ada pengamanan bersama Bhabinkamtibmas, untuk berjaga-jaga agar tidak ngamuk,” kata Irwan.

Selanjutnya, mereka meminta tolong warga untuk memegang kain background berwarna biru agar pemotretan sesuai ketentuan. “Dan terakhir, mencari sinyal. Sempat ada susah sinyal tapi kemudian bisa teratasi. Ini kan motret tapi harus masuk ke sistem, jadi terkoneksi langsung saat proses perekaman,” paparnya.

“Memang saat difoto itu dipegangi, agar tidak berontak atau lari. Tapi secara ketentuan, sudah memenuhi syarat pembuatan KTP untuk yang bersangkutan. Prosesnya itu sampai satu jam, lebih lama dari biasanya,” jelas Irwan.

Dia mengapresiasi kesadaran warga yang mengurus KTP untuk yang sudah memenuhi syarat. “Saat ini KTP adalah kunci utama administrasi kependudukan, karena untuk mengurus semuanya,” paparnya.

Dengan telah memiliki KTP, maka warga bisa mengurus BPJS, pemeriksaan kesehatan, santunan, serta keperluan lain. “Secara khusus kami mengimbau warga yang telah memenuhi syarat untuk segera mengurus KTP,” jelas Irwan.

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved