URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka menjaga keamanan hak pilih pemilih pemula untuk Pemilihan Umum 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah gencar mempercepat proses rekam Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, menyampaikan bahwa pembaruan data pemilih, khususnya yang masih berstatus pelajar SMA, SMK, dan MA, terus dilakukan untuk menghindari potensi persengketaan data. Total penduduk Jawa Tengah mencapai 37,9 juta jiwa, dengan 28.289.413 jiwa terdaftar sebagai pemilih tetap.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Proses Rekam e-KTP Pemilih Pemula Jadi Fokus Pemerintah Jawa Tengah

Proses Rekam e-KTP Pemilih Pemula Jadi Fokus Pemerintah Jawa Tengah

Proses Rekam e-KTP Pemilih Pemula Jadi Fokus Pemerintah Jawa Tengah

Foto: Dok. Pemprov Jateng
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI dalam rangka kesiapan pelaksanaan pemilu serentak 2024 di Gradhika Bhakti Praja Semarang, Selasa (21/11/2023).
featured-img

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat proses rekam Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) bagi warga yang akan menjadi pemilih pemula pada Pemilihan Umum 2024. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan keabsahan hak pilih mereka.

“Pembaruan data pemilih terus kami lakukan, terutama untuk pemilih pemula yang umumnya masih berada di tingkat pendidikan SMA, SMK, dan MA,” ujar Pelaksana Tugas Gubernur Jateng, Nana Sudjana, setelah menerima kunjungan Komisi II DPR RI dalam rangka kesiapan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di Gradhika Bhakti Praja Semarang pada Selasa (21/11/2023).

Nana menekankan pentingnya pemutakhiran data pemilih, mengingat data ini rentan disengketakan. Oleh karena itu, ia terus mendorong Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk memverifikasi keabsahan daftar pemilih.

“Proses perekaman terus kami lakukan, termasuk pembaruan terhadap data pemilih yang telah meninggal atau pindah ke tempat lain. Semua ini akan kami sampaikan dengan pasti kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada waktu yang tepat,” tambah Nana.

Statistik Penduduk dan Pemilih di Jawa Tengah

Saat ini, jumlah penduduk Jawa Tengah mencapai sekitar 37,9 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, 28.289.413 jiwa terdaftar sebagai pemilih tetap (DPT), yang tersebar di 35 kabupaten/kota, 576 kecamatan, 8.563 desa/kelurahan, dengan total Tempat Pemungutan Suara (TPS) mencapai 117.299.

Per 15 November 2023, jumlah Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) di Jawa Tengah mencapai 28.522.159 jiwa. Dari angka tersebut, 96,87 persen atau 27.630.072 jiwa sudah melakukan rekam e-KTP, sementara 892.087 jiwa belum.

Dari total DP4, pemilih pemula mencapai 821.251 jiwa, dengan 59,42 persen atau 487.992 jiwa sudah melakukan rekam e-KTP, sedangkan 333.259 jiwa masih dalam proses. Berdasarkan Dapodik, jumlah DP4 pemula sekitar 692.452, dengan 62,53 persen atau 432.991 jiwa telah direkam, dan 259.461 jiwa belum.

Proses perekaman terus dilakukan, dengan 21.254 pemilih pindah masuk dan 18.875 pemilih pindah keluar. Nana menegaskan bahwa pengendalian terhadap Disdukcapil di tingkat kabupaten/kota terus dilakukan secara bersama-sama dengan KPU.

Saran dari Komisi II DPR RI

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa, mendesak penyelenggara pemilu untuk memaksimalkan upaya terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Harapannya, warga yang memiliki hak pilih dapat menggunakan hak suaranya pada Pemilu mendatang.

Mustopa juga menekankan perlunya keterlibatan aktif dan proaktif dari penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah di Jawa Tengah. “Sebagian besar yang belum melakukan perekaman dan pencetakan KTP elektronik adalah mereka yang masih berstatus pelajar saat ini,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengikuti rute 5K Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026), sambil mendorong kursi roda putranya. Ajang yang diikuti sekitar 4.000 pelari ini digelar Bank Indonesia Jawa Tengah untuk mengedukasi cinta rupiah, menggerakkan UMKM, memperkuat sport tourism, serta menyalurkan sekitar Rp600 juta dana pendaftaran kepada 10 desa.
Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Sekolah Rakyat permanen pertama di Jawa Tengah yang berada di Kabupaten Sukoharjo ditargetkan mulai membuka kegiatan belajar mengajar pada 14 Juli 2026 untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah berkapasitas 1.080 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA ini disiapkan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak dari keluarga kurang mampu melalui fasilitas berasrama, kurikulum fleksibel, dan dukungan pemerintah pusat serta daerah.
Sekolah Rakyat Permanen Pertama di Jateng Siap Beroperasi, Tampung 1.080 Siswa
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong DPRD Jawa Tengah mempercepat pembahasan dan pengesahan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal saat Rapat Paripurna di Gedung Berlian, Semarang, Kamis (2/7/2026). Regulasi tersebut disiapkan sebagai payung hukum untuk memperkuat pendataan, akses jaminan sosial, bantuan hukum, pelatihan, permodalan, dan kesejahteraan pekerja informal di Jawa Tengah.
Pekerja Informal Jateng Selangkah Lagi Miliki Payung Hukum

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras