URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam kaitannya dengan Pemilu 2024, pekerjaan sortir dan pelipatan surat suara membawa berkah tersendiri bagi masyarakat, termasuk bagi Samuel Apriliano yang untuk pertama kalinya terlibat dalam pekerjaan tersebut. Samuel, yang sebelumnya menganggur, menyambut kesempatan ini dengan senang hati karena dapat bekerja.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cerita Samuel Menjadi Petugas Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024

Cerita Samuel Menjadi Petugas Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024

Cerita Samuel Menjadi Petugas Pelipatan Surat Suara Pemilu 2024

Samuel dan rekanya saat menjadi petugas pelipatan surat suara di gudang KPU Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemilu 2024 menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat, utamanya para warga yang terlibat sebagai pekerja sortir dan pelipatan surat suara. Salah satunya adalah Samuel Apriliano yang baru pertama kali terlibat menjadi tenaga sortir dan pelipatan surat suara.

Diakuinya, dengan adanya tenaga sortir dan pelipatan surat suara ini membuat dirinya yang sebelumnya menganggur, bisa bekerja. “Sebelum ini belum bekerja. Jadi lumayan bisa kerja setelah menganggur. Saya jalani dulu dari pada di rumah,” kata Samuel kepada rasikafm.com di Gudang logistik KPU Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga Senin (8/1/2024) sore.

Dikatakan, proses pelipatan surat suara ini sistem berkelompok. Satu kelompok ada tiga sampai tujuh orang. Setiap kelompoknya memasang target pelipatan surat suara masing-masing.

“Ini surat suara DPRD Provinsi yang dilipat, satu lembarnya Rp 300. Kalau kelompok saya tiga orang targetnya ya 1.500 lembar surat suara dalam sehari,” beber dia.

Dengan target itu, lanjut Samuel, dalam sehari dirinya paling tidak bisa mengantongi uang sebanyak Rp 150 ribu. Selain mendapatkan uang, kata Samuel, dirinya juga ingin ikut serta dalam melancarkan dan mensukseskan pemilu 2024.

“Sebagai anak muda, saya juga ingin melancarkan kegiatan pemilu tahun ini dengan menjadi petugas sortir dan lipat surat suara,” terang Samuel.

Terpisah, komisioner KPU Kota Salatiga Dewi Retnowati mengatakan, proses sortir dan pelipatan surat suara mulai dilakukan pada hari Senin (8/1/2024) ini. Diharapkan dalam waktu lima hari ke depan surat suara DPRD Provinsi sebanyak 149.514 bisa terselesaikan.

“Hari ini tenaga sortir dan pelipatan surat suara ini kami melibatkan 75 tenaga. Untuk biaya pelipatan ini DPRD itu Rp 300 per lembar,” terang Dewi.

Dikatakan, tenaga sortir dan lipat surat suara ini sebelumnya telah dilakukan pelatihan. Sehingga mereka bekerja seusai dengan standar operasional prosedur (SOP). Selain itu, dalam proses sortir dan lipat surat suara ini pihaknya menggandeng Polri dan TNI untuk ikut melakukan pengawasan secara ketat.

“Ada SOP juga siapa yang boleh keluar dan masuk pada saat proses pelipatan surat suara itu dilakukan. SOP itu juga mengatur teman-teman pelipat suara itu bekerja,” tandas Dewi.

BACA JUGA :

Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved