KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot

Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot

Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot

Peserta ikuti Pelatihan tanam padi dalam pot (Foto dok IST)

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai upaya mensukseskan program pengembangan pangan alternatif di Kota Salatiga, Wali Kota secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penanaman Padi dalam Pot pada Kamis (29/04/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya) Kampoeng Soesoe, Kelurahan Randuacir ini diikuti oleh Kelompok Wanita Tani Mekar Lestari Kelurahan Randuacir.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyampaikan pelatihan ini merupakan wujud implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan mandiri melalui swasembada di tingkat daerah. Ia menyoroti tantangan yang dihadapi Kota Salatiga sebagai wilayah perkotaan, di mana kebutuhan pangan terus meningkat, sementara luas lahan pertanian semakin terbatas.

“Tantangan yang terberat untuk saat ini khususnya di Salatiga sebagai daerah perkotaan adalah kebutuhan pangan yang terus meningkat, sedangkan lahan persawahan terus berkurang, dan harga pangan itu tidak menentu akibat gejolak ekonomi dan politik dunia. Di Salatiga, lahan sawah saat ini hanya kurang lebih 10% dari luas kota Salatiga, jadi produksinya paling 6000 ton per tahun, itu sangat kecil untuk kebutuhan masyarakat. Nah untuk itu kita perlu ada inovasi agar kita bisa menghasilkan padi yang lebih daripada ketersedian sawahnya, salah satunya yaitu menanam padi di dalam pot,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa konsep ini memungkinkan setiap rumah tangga berperan sebagai “lumbung pangan” skala kecil. Dengan menanam beberapa pot padi di rumah, masyarakat dapat turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan secara mandiri.

“Setiap rumah yang ada di wilayah Kota Salatiga ini kita jadikan sawah dalam tanda kutip, jadi kalau kita estimasikan setiap rumah itu menanam lima pot saja, apabila dirawat dengan baik akan menghasilkan 200-250 gram beras setiap potnya dengan masa panen sekitar 96 hari atau 4 bulan. Jadi dengan upaya atau inovasi yang tidak memerlukan biaya dan tenaga yang luar biasa itu akan menghasilkan ketahanan pangan yang luar biasa.”

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga, Ir. Listya Eddy Santoso, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif berbasis sektor unggulan daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan..

“Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari yakni sejak 28 April hingga 30 April 2026. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terhadap budidaya padi dalam galon bekas atau tempat bekas.”

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]