URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota membuka pelatihan penanaman padi dalam pot di Kota Salatiga, Kamis (29/4/2026), untuk Kelompok Wanita Tani Mekar Lestari di P4S Kampoeng Soesoe Randuacir, guna mengatasi keterbatasan lahan dan meningkatkan ketahanan pangan melalui inovasi budidaya padi skala rumah tangga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot

Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot

Ciptakan “lumbung pangan” Pemkot Salatiga Gelar Tanam Padi dalam Pot

Peserta ikuti Pelatihan tanam padi dalam pot (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai upaya mensukseskan program pengembangan pangan alternatif di Kota Salatiga, Wali Kota secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Penanaman Padi dalam Pot pada Kamis (29/04/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya) Kampoeng Soesoe, Kelurahan Randuacir ini diikuti oleh Kelompok Wanita Tani Mekar Lestari Kelurahan Randuacir.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyampaikan pelatihan ini merupakan wujud implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan mandiri melalui swasembada di tingkat daerah. Ia menyoroti tantangan yang dihadapi Kota Salatiga sebagai wilayah perkotaan, di mana kebutuhan pangan terus meningkat, sementara luas lahan pertanian semakin terbatas.

“Tantangan yang terberat untuk saat ini khususnya di Salatiga sebagai daerah perkotaan adalah kebutuhan pangan yang terus meningkat, sedangkan lahan persawahan terus berkurang, dan harga pangan itu tidak menentu akibat gejolak ekonomi dan politik dunia. Di Salatiga, lahan sawah saat ini hanya kurang lebih 10% dari luas kota Salatiga, jadi produksinya paling 6000 ton per tahun, itu sangat kecil untuk kebutuhan masyarakat. Nah untuk itu kita perlu ada inovasi agar kita bisa menghasilkan padi yang lebih daripada ketersedian sawahnya, salah satunya yaitu menanam padi di dalam pot,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa konsep ini memungkinkan setiap rumah tangga berperan sebagai “lumbung pangan” skala kecil. Dengan menanam beberapa pot padi di rumah, masyarakat dapat turut berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan secara mandiri.

“Setiap rumah yang ada di wilayah Kota Salatiga ini kita jadikan sawah dalam tanda kutip, jadi kalau kita estimasikan setiap rumah itu menanam lima pot saja, apabila dirawat dengan baik akan menghasilkan 200-250 gram beras setiap potnya dengan masa panen sekitar 96 hari atau 4 bulan. Jadi dengan upaya atau inovasi yang tidak memerlukan biaya dan tenaga yang luar biasa itu akan menghasilkan ketahanan pangan yang luar biasa.”

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga, Ir. Listya Eddy Santoso, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif berbasis sektor unggulan daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan..

“Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari yakni sejak 28 April hingga 30 April 2026. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terhadap budidaya padi dalam galon bekas atau tempat bekas.”

BACA JUGA :

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melakukan monitoring implementasi indikator Desa Antikorupsi di Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Monitoring sekaligus Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Aris Dedy Arham, meminta pemerintah desa lebih tertib menyusun laporan keuangan BUMDes setiap semester sesuai ketentuan, sekaligus memastikan komitmen desa dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
KPK Ingatkan Laporan BUMDes Saat Monitoring Desa Antikorupsi di Banyubiru

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved