URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Minyak goreng lokal bermerek Damarmas merupakan hasil inovasi dari Dani Arifiyanto, Direktur PT Damar Mas Citra Mandiri, yang memulai usahanya di Salatiga setelah sebelumnya menjual produk minyak dari merek lain secara keliling. Usaha ini tumbuh dan berkembang di Kota Salatiga, tempat yang kini menjadi pasar terkuat Damarmas, seperti disampaikan Dani pada Kamis, 22 Mei 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

DAMARMAS, Pilihan Baru Minyak Goreng Lokal Asal Salatiga. Pro UMKM

DAMARMAS, Pilihan Baru Minyak Goreng Lokal Asal Salatiga. Pro UMKM

DAMARMAS, Pilihan Baru Minyak Goreng Lokal Asal Salatiga. Pro UMKM

Dani Arifiyanto pemilik Damarmas Salatiga saat diwawancarai Rasika FM
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kehadiran minyak goreng lokal asal Salatiga dengan merk Damarmas ini bukan sekadar nama, tetapi wujud nyata dari tekad kuat seorang pengusaha lokal, Dani Arifiyanto, Direktur PT Damar Mas Citra Mandiri Salatiga. Awalnya dia hanya menjual minyak goreng produk lain dari warung ke warung, Dani akhirnya memberanikan diri membuat usaha minyak goreng sendiri.

“Lama kelamaan kita berfikir untuk punya brand/merek sendiri yang asli Salatiga dan akhirnya kita mulai dengan nama Damarmas,” ujarnya saat ditemui Kamis (22/5/2025).

Nama Damarmas di pilih bukan tanpa makna. Dani menjelaskan, filosofi pohon Damar itu kan tinggi dan lurus. Kita beri nama belakangnya mas jadinya pohon mas dengan harapan bermanfaat bagi orang lain. Makna dari itu ibarat agar usaha kita selalu lurus baik dan mas nya indah.

Kini, dengan cakupan pemasaran yang terus meluas ke Semarang, Jogja, Solo hingga Boja, Damarmas tetap mencatatkan Salatiga sebagai pasar paling potensial. “Namun pasar paling ramai di Kota Salatiga,” terangnya.

Menurut Dani, Perusahaan ini telah memproduksi berbagai varian kemasan, mulai dari 700 ml, 800 ml hingga 900 ml untuk memenuhi selera pasar. Dani pun mengungkap rencana besar ke depan, “Kemungkinan kedepannya kita sudah ada planning akan memproduksi kemasan pouch 1 liter. Terus kemasan botol 1 liter, 2 liter ataupun 5 liter.” tambahnya.

Tak main-main, volume penjualan bulanannya telah mencapai angka 150 ton—sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng lokal Salatiga. Dengan menggunakan bahan baku berkualitas tinggi dari BKP dan Wilmar serta standar CP8 seperti merek ternama, Dani percaya diri memposisikan produknya di segmen premium.

Namun, harga tetap jadi daya tarik utama. “Meski kualitas kami premium, namun harga yang kita bandrol merakyat. Kualitas premium harga merakyat,” tegas Dani.

Lebih dari sekadar bisnis, misi Dani cukup mulia. Ia berharap, kesuksesan Damarmas bisa membuka lapangan kerja luas di daerahnya. “Bisnis ini kan membutuhkan karyawan yang banyak. Jadi kita bisa menyerap tenaga kerja dari Salatiga,” harapnya.

Tak hanya itu, dukungan pada sektor UMKM juga jadi perhatian. “Kan banyak UMKM di Salatiga yang menggunakan minyak goreng. Terutama UMKM kuliner. Itu pasti membutuhkan minyak goreng. Apalagi kualitas minyak goreng kita bagus dan harganya terjangkau,” tambahnya.

Sementara itu Adi, salah satu pelanggan setia Damarmas mengaku sudah enam bulan menggunakan produk ini. “Kualitasnya bagus, harga murah. Sudah enam bulan ini istrinya saya memasak khususnya saat menggoreng menggunakan minyak goreng Damarmas,” ungkapnya.

Dani dan kesibukan karyawan saat menata minyak

BACA JUGA :

Lima mitra pengemudi ojek online dari Jawa Tengah dan DIY memenangkan sepeda motor Yamaha Lexi 155 dalam Program Berkah Ojek Online MyPertamina (BOOM) Periode 1 yang digelar PT Pertamina Patra Niaga. Para pemenang terpilih setelah rutin bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina dan menukarkan poin menjadi voucher undian. Program apresiasi bagi pengguna Pertamax Series ini berlangsung hingga 31 Oktober 2026 dengan total hadiah 100 unit sepeda motor.
Rutin Pakai MyPertamina, Lima Driver Ojol di Jateng-DIY Bawa Pulang Yamaha Lexi
Pembangunan akses On/Off Ramp Pattimura di Kota Salatiga terus menunjukkan perkembangan dengan progres konstruksi mencapai 13,2 persen hingga Juni 2026. Proyek yang dikerjakan PT Trans Marga Jateng ini ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2027 untuk memperkuat konektivitas dengan Tol Semarang–Solo, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Salatiga dan sekitarnya.
Akses Tol Pattimura Salatiga Dikebut, Progres Sudah 13,2 Persen dan Ditarget Beroperasi Awal 2027
ASUS Andalkan AI Offline dan Ketahanan Standar Militer untuk Bidik Segmen Eksekutif
ASUS Andalkan AI Offline dan Ketahanan Standar Militer untuk Bidik Segmen Eksekutif
Produksi padi Jawa Tengah hingga Juli 2026 diproyeksikan mencapai 6,69 juta ton gabah kering giling (GKG) atau 63,43 persen dari target 10,5 juta ton. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan capaian tersebut saat panen raya di Sukoharjo, Rabu (24/6/2026), sekaligus meminta seluruh daerah mengantisipasi potensi kemarau panjang melalui pipanisasi, pembangunan sumur, distribusi pompa air, dan penguatan sarana pertanian guna menjaga produktivitas serta ketahanan pangan.
Padi Jateng Tembus 6,69 Juta Ton, Ribuan Pompa Disiapkan untuk Sawah Saat Kemarau
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan

Satu pemikiran pada “DAMARMAS, Pilihan Baru Minyak Goreng Lokal Asal Salatiga. Pro UMKM”

Tinggalkan komentar

Satu pemikiran pada “DAMARMAS, Pilihan Baru Minyak Goreng Lokal Asal Salatiga. Pro UMKM”

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging