KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Alami Pecah Ban, Angkutan Prona Oleng dan Masuk Parit di Bergas

Diduga Alami Pecah Ban, Angkutan Prona Oleng dan Masuk Parit di Bergas

Diduga Alami Pecah Ban, Angkutan Prona Oleng dan Masuk Parit di Bergas

Kondisi angkutan prona yang ringsek akibat terlibat kecelakaan di ruas Jalan Soekarno-Hatta, Bergas, Rabu (5/2/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah kecelakaan terjadi di Jalan Soekarno Hatta (jalur Solo-Semarang), tepatnya di seberang pabrik jamu PT Sido Muncul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, pada Rabu (5/2/2025) siang. Sebuah mobil angkutan umum jenis Elf (prona) dengan nomor polisi H7372OC terperosok ke dalam parit dan menabrak pagar rumah warga setempat.

Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan mobil ringsek sementara kaca di sisi kiri kendaraan pecah. Selain itu, sebagian pagar rumah warga yang terbuat dari beton juga rusak parah

Winarni (66), salah seorang saksi kejadian menuturkan, kendaraan melaju dari arah Bawen ke Semarang. Diduga mengalami pecah ban bagian depan sisi kiri sehingga terjadi kecelakaan.

“Langsung nabrak pagar dan ‘nyemplung’ parit. Kaca penumpang pecah semua, pagarnya juga remuk,” kata dia.

Menurutnya ada tiga penumpang di dalamnya. Terdiri dari seorang guru, pelajar SMP, dan karyawan pabrik. Ketiganya dilaporkan dalam kondisi selamat meski mengalami luka.

“Yang karyawan pabrik kondisinya lagi hamil, tadi luka di bagian kepala dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ken Saras,” lanjutnya.

Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan ini. Polisi yang ada di lokasi kejadian mengerahkan truk derek untuk mengevakuasi mobil yang terperosok.

Selama proses evakuasi, jalur menuju Ungaran dan Kota Semarang sempat ditutup total, menyebabkan kemacetan yang cukup panjang. Untuk mengurai kemacetan, polisi akhirnya menerapkan sistem contra flow. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
[pekok2]