KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Diduga Konsleting Listrik, Ponpes Bina Insani Susukan Terbakar

Diduga Konsleting Listrik, Ponpes Bina Insani Susukan Terbakar

Diduga Konsleting Listrik, Ponpes Bina Insani Susukan Terbakar

Pondok pesantren (Ponpes) Bina Insani Kecamatan Susukan Kabupaten Semarang terbakar. Diduga kebakaran tersebut akibat konsleting listrik.

Santri Ponpes Bina Insani, Musa mengatakan Ponpes tersebut terbakar sekitar pukul 18.30 WIB.
“Saat itu posisi masjid depan lokasi terbakar itu baru ada mujahadah listrik tiba tiba padam,” kata Musa wartawan Selasa (20/9/2022).

Saat listrik padam, Musa mengira hanya mati listrik biasa, ternyata api sudah membesar.

“Biasanya kalau listrik mati langsung dihidupkan dari meterannya tetapi ternyata mati total,” jelasnya.

“Lalu ada teman saya yang datang ke kamar memberitahu kalau api sudah membakar bangunan kamar putra karena posisi saya masih di kamar tapi beda tempat,” imbuhnya.

Api langsung membesar kamar santri pria lantai dua karena di dalam kamar tersebut banyak barang mudah terbakar.

“Api lumayan cepat besar karena di dalam ruangan itu ada lemari, kasur dan alhamdulillah kondisi kamar sedang kosong tidak ada orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Regu Damkar Posko Tengaran Kabupaten Semarang, Widodo menambahkan pihaknya menerjunkan tiga mobil pemadam.

“Kami menerjunkan tiga mobil dari Tengaran Kabupaten Semarang, Kota Salatiga dan Boyolali,” kata Widodo.

Menurutnya tidak ada kesulitan untuk memadamkan Ponpes tersebut.

“Untuk kesulitan tidak ada namun hanya masalah jarak tempuh dan jalan menuju Ponpes cukup sempit,” ungkapnya.

Widodo mengaku pemadaman berlangsung sekitar satu jam.

Dalam Musibah tersebut tidak terdapat korban jiwa

Situasi kebakaran ponpes Bina Insani
Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis