URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di lantai 2 Pasar Raya Salatiga. Korban berinisial A, warga Argomulyo, ditemukan pedagang di kawasan Kutowinangun Kidul, Minggu pagi (4/1/2026). Polisi menduga korban meninggal akibat faktor medis setelah olah TKP dan pemeriksaan awal tanpa tanda kekerasan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Pasar Raya Salatiga

Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Pasar Raya Salatiga

Diduga Sakit, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Pasar Raya Salatiga

Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di lantai 2 Pasar Raya Salatiga. Korban berinisial A, warga Argomulyo, ditemukan pedagang di kawasan Kutowinangun Kidul, Minggu pagi (4/1/2026). Polisi menduga korban meninggal akibat faktor medis setelah olah TKP dan pemeriksaan awal tanpa tanda kekerasan.
Foto dok IST
Petugas melakukan evakuasi jenazah yang ditemukan meninggal dunia di Pasar Raya Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Aktivitas pagi di Pasar Raya Salatiga mendadak geger. Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di lantai 2 Pasar Raya 1, tepatnya di depan kios sayur kawasan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (4/1/2026) pagi.

Jenazah pertama kali diketahui sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang pedagang berinisial S yang hendak membuka lapak. Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas meja kios dan tidak memberikan respons saat dibangunkan.

Kapolsek Tingkir, Kompol Daryono, mengatakan saksi langsung melaporkan temuan tersebut kepada petugas keamanan pasar setelah mendapati kondisi tubuh korban sudah dingin.

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup. Saat dicoba dibangunkan tidak ada respons dan tubuhnya sudah dingin,” ujar Daryono.

Mendapat laporan itu, personel Polsek Tingkir bersama tim Inafis Polres Salatiga segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Identitas korban diketahui berinisial A, laki-laki berusia sekitar 46 tahun, warga Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Olah TKP dilakukan sekitar pukul 07.15 WIB dengan melibatkan unsur Polres Salatiga, Polsek Tingkir, Koramil 16, serta tenaga medis Puskesmas Sidorejo Kidul. Dari pemeriksaan medis awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia 6–12 jam sebelum ditemukan.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisinya sudah kaku dan terdapat lebam mayat, sehingga kuat dugaan korban meninggal karena faktor medis,” jelas Kompol Daryono.

Pihak keluarga korban yang diwakili saudara kandungnya berinisial I menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga meminta agar jenazah dibawa ke RSUD Salatiga dan menyatakan tidak dilakukan autopsi.

Polsek Tingkir memastikan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pengamanan lokasi, pemeriksaan medis, hingga pengumpulan keterangan saksi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai SOP,” tandas Kompol Daryono.

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga