URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mobil terjun bebas ke persawahan di Jatirejo, Suruh, Kabupaten Semarang. Sopir mobil diduga mengalami kram tangan saat melintas di ruas Jalan Desa Jatirejo. Meski mobil mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Tangan Sopir Kram, Mobil Avanza Alami Laka Hingga Terjun ke Sawah

Diduga Tangan Sopir Kram, Mobil Avanza Alami Laka Hingga Terjun ke Sawah

Diduga Tangan Sopir Kram, Mobil Avanza Alami Laka Hingga Terjun ke Sawah

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Mobil milik Habib warga desa Jatirejo Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, terjun bebas ke area persawahan saat melintas di ruas Jalan Desa Jatirejo Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang jumat 7.4.2023 sore.

Mobil tersebut mengalami kecelakaan akibat tangan sopir diduga merasa kram saat berjalan dan berbelok ke kiri, namun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Saksi, Sobirin mengaku mobil avanza dengan pelat nomor H 1430 BC mengalami kecelakaan di ruas jalan Desa Jatirejo Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

“Tadi mobil melaju dari arah Suruh menuju ke Jatirejo saat sampai di lokasi tangan sopir mengalami kram,” kata Sobirin.

Menurutnya saat merasakan kram posisi jalan saat berbelok ke kiri sehingga sopir menyetir mengikuti jalan tersebut.
“Jalannya kan belok ke kiri, pas kram posisi mobil sudah belok ke kiri tetapi sopir tidak bisa menguasai kendaraan lalu terjun ke sawah,” jelasnya.

Kecelakaan terjadi saat mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kendaraan langsung masuk ke area persawahan milik warga.

Akibat kecelakaan tersebut, mobil mengalami kerusakan pada bagian depan kiri.
Sementara itu, Kepala Desa Jatirejo, Kharisma Bimo mengatakan bahwa korban tidak mengalami luka dan sekarang sudah dibawa ke rumah.

“Korban sudah aman dirumah, tidak mengalami luka,” kata Bimo.

Pantauan wartawan di lokasi, usai musibah laka puluhan Masyarakat bekerja sama untuk mengambil mobil yang masuk area persawahan tersebut dengan menarik memakai dua mobil.

Proses evakuasi cukup dramatis, pasalnya para warga mengangkat mobil untuk memudahkan saat ditarik mobil lain.
Saat dilakukannya evakuasi pengambilan mobil masuk area persawahan, arus lalu lintas sempat macet.

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Semarang menurun menjadi 35 kasus pada semester pertama 2026 setelah sebelumnya terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. DP3AKB Kabupaten Semarang menyampaikan penurunan tersebut saat peringatan Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2026), sembari menegaskan perlindungan anak berkebutuhan khusus tetap diprioritaskan melalui pendampingan korban, pencegahan perundungan, serta penguatan layanan pendidikan inklusif dan rencana beasiswa bagi 1.682 anak inklusi pada 2027.
Hari Anak Nasional, DP3AKB Kabupaten Semarang Dampingi Kasus Kekerasan Terhadap Anak Difabel, Pemkab Perkuat Perlindungan Anak Inklusi
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar