URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di ruas Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa atau depan Pasar Projo telah dicabut pada Kamis (2/5/2024) mulai pukul 10.00 WIB. Keputusan ini diambil seiring berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2024 dan sebagai bagian dari evaluasi sambil menunggu legalitas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dievaluasi, Penerapan Sistem Satu Arah Jalan Jensud Ambarawa Dicabut

Dievaluasi, Penerapan Sistem Satu Arah Jalan Jensud Ambarawa Dicabut

Dievaluasi, Penerapan Sistem Satu Arah Jalan Jensud Ambarawa Dicabut

Penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di ruas Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa atau depan Pasar Projo telah dicabut pada Kamis (2/5/2024) mulai pukul 10.00 WIB. Keputusan ini diambil seiring berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2024 dan sebagai bagian dari evaluasi sambil menunggu legalitas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Foto: Humas Polres Semarang
Petugas memindahkan rambu SSA di Jalan Jensud Ambarawa, Kamis (2/5/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di ruas Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa atau depan Pasar Projo dicabut per Kamis (2/5/2024) mulai pukul 10.00 WIB. Terhitung mulai hari ini, jalur tersebut sudah normal kembali menjadi dua arah.

Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Semarang Iptu Zaenudin menerangkan, pencabutan SSA ini seiring berakhirnya Operasi Ketupat Candi 2024. Selain itu, sebagai upaya evaluasi sambil menunggu legalitas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Sekaligus menunggu surat rekomendasi dari Kementerian PUPR perihal rencana penerapan SSA,” ungkapnya di Ungaran, Kamis (2/5/2024).

Masih menurut Zaenudin, apabila sudah ada rekomendasi dari Kementerian PUPR, pihaknya akan bersinergi bersama Pemkab Semarang untuk mengubah situasi jalur dengan menghilangkan median jalan di kawasan itu.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas maupun arahan petugas di lapangan. Sehingga jika sudah diterapkan SSA secara permanen, situasi lalu lintas tetap tertib dan lancar,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved