URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dishub Semarang Dan Satlantas Polrestabes Semarang Periksa Truk Bermuatan Yang Akan Melewati Sigar Bencah

Dishub Semarang Dan Satlantas Polrestabes Semarang Periksa Truk Bermuatan Yang Akan Melewati Sigar Bencah

Dishub Semarang Dan Satlantas Polrestabes Semarang Periksa Truk Bermuatan Yang Akan Melewati Sigar Bencah

featured-img

RASIKAFM – Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang melakukan pemeriksaan kendaraan khususnya truk muatan berat yang akan melintasi Turunan Sigar Bencah atau Jalan Imam Suparto, Kecamatan Tembalang, Senin (13/9/2021).

Hal ini dilakukan mengingat tragedi kecelakaan yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan empat korban lainnya mengalami sejumlah luka dan harus mendapatkan perawatan.

[yuzo id=”11246″]

Kabid Kaops Dishub Semarang, Danang Kurniawan mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan dengan memeriksa kelayakan kondisi kendaraan roda empat khususnya truk pengangkut barang.

“Yang pertama (dicek) tentu admintrasi berupa SIM dan STNK kemudian buku uji kartu uji. Setelah itu kita ke teknis jalannya yaitu fisik kendaraan tersebur,” ujarnya dilokasi.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menurunkan dua alat diturunkan untuk memeriksa setiap kendaraan pengangkut barang yang akan melintas di jalan tersebut.

“Ada ditambah lagi kita bawa dua alat. Yang pertama smoke tes untuk mengecek emisi. Kemudian kita juga membawa timbangan portabel untuk mobil-mohil yang ada muatannya,” katanya.

Danang menambahkan, saat ini truk muatan berat masih diperbolehkan melintas namun dengan pemeriksaan yang sangat ketat

“Bukan dilarang, kita cek apakah muatan itu sudah sesuai ketentuan atau tidak. Kalau melebihi pasti ada tindakan disini kita pilah,” tuturnya.

“Kalau kita yang ketahui bahwa mereka disitu tidak layak uji (kendaraan) kita berhentikan kita tilang atau kita larang untuk beroperasi  dan berikan perintah untuk diperbaiki,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya bersama Satlantas Polrestabes Semarang tengah membahas terkait akan melakukan rekaya lalu lintas kepada kendaraan yang akan melintas di jalan tersebut.

“Kita ada Tim manajemen rekayasa lalu lintas dari Dishub maupus Satlantas kita masih bahas untuk lakukan rekayasa di sekitar wilayah ini. Kemudian Kedua kita perketat kendaraan untuk kendaaan yang beroperasional disini itu. Kita pastikan sudah layak untuk beroperasi dan aman beroperasi dijalan,” ucapnya.

Danang menerangkan, jalan Sigar Bencah atau Jalan Imam Suparto termasuk jalan kota dlyang sudah diatur peraturannya dengan ketentuan maksimal kendaraan yang akan melintas seberat 8 ton.

“Ini kan jalan kota, pasti sudah diatur batasan berat ada yang melebih kapasitas pasti tidak boleh. Ini kendaraan (masih) diizinkan tapi kita tidak tau muatan lebih atau tidak makanya kita bawa timbangan itu. Untuk yg bisa melintas berat dibawah 8 ton,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan