KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ditinggal 10 Menit ke Toko Genting, Mobil Warga Ungaran Timur Alami Pecah Kaca

Ditinggal 10 Menit ke Toko Genting, Mobil Warga Ungaran Timur Alami Pecah Kaca

Ditinggal 10 Menit ke Toko Genting, Mobil Warga Ungaran Timur Alami Pecah Kaca

Sebuah mobil menjadi korban kejahatan pecah kaca saat ditinggal pemiliknya ke toko genting di Ungaran Timur, Senin (4/11/2024) sore. Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Nasib kurang beruntung menimpa Destiana (33), warga Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Mobil Toyota Agya miliknya mengalami pecah kaca setelah ia meninggalkan kendaraan tersebut saat berbelanja di sebuah toko genting.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (4/11/2024) sekitar pukul 14.30 WIB di toko genting yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandarjo, Ungaran Barat.

Kapolsek Ungaran Barat, Kompol Giri Narwantono, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Korban datang seorang diri ke toko genting dan memarkirkan mobilnya di tepi jalan. Saat itu di dalam area toko sedang ada truk yang baru selesai bongkar muat. Setelah memarkir mobilnya, korban kemudian masuk ke dalam toko untuk melihat barang.

“Kurang dari 10 menit kemudian, korban kembali ke mobil untuk memindahkan kendaraan, mengingat truk di samping toko telah keluar dari lokasi. Saat tiba di mobil, ia terkejut mendapati kaca kiri bagian depan mobil sudah dalam keadaan pecah,” jelas Giri saat dikonfirmasi, Selasa (5/11/2024).

Melihat kondisi tersebut, korban segera menghubungi suaminya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ungaran Barat. Dari pengakuan korban, diketahui bahwa satu unit handphone merk Samsung Note 10 miliknya yang ditinggalkan di dalam mobil raib dibawa pelaku.

“Barang yang diambil adalah handphone Samsung Note 10 milik korban yang ditinggalkan di dalam mobil saat ia masuk ke toko,” tambahnya.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Ungaran Barat yang dibantu oleh Sat Reskrim Polres Semarang tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Atas insiden ini, Giri mengimbau warga yang menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.

“Sebaiknya parkir kendaraan di tempat yang mudah dipantau atau di area yang ramai,” kata dia. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]