KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ditinggal Pergi, Limbah Kayu Industri Mebel di Lemah Abang Terbakar

Ditinggal Pergi, Limbah Kayu Industri Mebel di Lemah Abang Terbakar

Ditinggal Pergi, Limbah Kayu Industri Mebel di Lemah Abang Terbakar

Foto: dok. Humas Polres Semarang
Petugas Damkar Kabupaten Semarang melakukan pendinginan sisa kebakaran yang terjadi di sebuah industri mebel kawasan Lemah Abang, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (4/10/2023) malam.

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah rumah industi mebel di Lingkungan Lemah Abang RT 3 RW 5 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang terbakar, Rabu (4/10/2023) malam. Diketahui industri mebel itu milik Sonhaji (55) yang pada saat kejadian sedang berada di Kelurahan Ngempon.

Kapolsek Bergas AKP Wahyono menjelaskan, kebakaran bermula saat Aziz (47) salah seorang warga melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 19.00 WIB. Ia melihat kobaran api mulai membesar dan membakar tumpukan sisa kayu olahan mebel.

“Sebelum kejadian, saksi sudah melintas di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB namun belum ada kebakaran. Saat saksi lewat pukul 19.00 WIB ternyata api sudah berkobar,” ujar Kapolsek dalam keterangannya, Kamis (5/10/2023).

Melihat hal itu, saksi kemudian melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas setempat. Informasi itu kemudian diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Semarang. Dua unit mobil damkar yang datang ke lokasi segera memadamkan api dibantu warga sekitar.

“Kurang dari 1 jam api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Adapun untuk penyebab pasti dari kejadian ini, Kapolsek belum bisa memastikan. Namun menurut keterangan beberapa warga yang melintas sesaat belum kejadian, terdapat sejumlah orang yang menjemput saat jam pulang pabrik sambil merokok tak jauh dari lokasi kebakaran.

“Kami masih mengumpulkam keterangan saksi dan barang bukti, apakah ada unsur kelalaian orang lain atau tidak,” pungkasnya. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air