URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang menemukan kembali pencemaran air di Sungai Kaligung yang kualitasnya terbukti melampaui ambang batas baku mutu berdasarkan hasil uji laboratorium. Temuan ini melibatkan PT Dunia Setia Sandang Asli Tekstil (Duniatex) Ungaran sebagai pihak yang diduga bertanggung jawab, dan berlokasi di Kalirejo, Ungaran Timur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

DLH Kabupaten Semarang Temukan Pencemaran Sungai Kaligung, PT Duniatex Terancam Sanksi Tegas

DLH Kabupaten Semarang Temukan Pencemaran Sungai Kaligung, PT Duniatex Terancam Sanksi Tegas

DLH Kabupaten Semarang Temukan Pencemaran Sungai Kaligung, PT Duniatex Terancam Sanksi Tegas

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama DLH Kabupaten Semarang melakukan peninjauan Sungai Kaligung Kalirejo, Ungaran Timur, yang diduga tercemar limbah dari PT Duniatex, Jumat (9/5/2025). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama DLH Kabupaten Semarang melakukan peninjauan Sungai Kaligung Kalirejo, Ungaran Timur, yang diduga tercemar limbah dari PT Duniatex, Jumat (9/5/2025). Foto: Diskominfo Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang kembali menemukan pencemaran air Sungai Kaligung di Kalirejo, Ungaran Timur. Berdasarkan hasil uji laboratorium, kualitas air sungai tersebut terbukti melebihi ambang batas baku mutu yang ditetapkan.

Temuan itu membuat DLH melayangkan surat peringatan bernomor 660.1/403/2024 tanggal 20 Februari 2024 kepada PT Dunia Setia Sandang Asli Tekstil (Duniatex) Ungaran. Dalam surat tersebut, perusahaan diminta menyusun dokumen lingkungan yang baru menyusul adanya perluasan lahan dan peningkatan kapasitas produksi.

“Karena adanya perluasan lahan, penambahan kapasitas dan lainnya, PT Duniatex diminta menyusun dokumen lingkungan yang baru. Namun ternyata masih ada pengaduan pencemaran air sungai,” jelas Widyani Sumarsono, pejabat pengawas lingkungan DLH, saat meninjau lokasi di sebelah barat Alun-Alun Bung Karno, Jumat (9/5/2025).

DLH sempat menerbitkan surat perpanjangan sanksi administratif pada 19 September 2024 yang memberikan tenggat 90 hari kerja untuk perbaikan instalasi pengolahan limbah. Namun, hingga kini limbah pabrik masih terdeteksi mencemari aliran sungai.

“Hari ini akan dilakukan penutupan outlet instalasi pengolahan limbah PT Duniatex sampai perbaikan dilakukan dan hasil uji mutu limbah memenuhi standar,” tegas Plt Kepala DLH Kabupaten Semarang, Budi Rahardjo, saat mendampingi peninjauan.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang turut hadir di lokasi, meminta DLH mengambil langkah tegas jika hasil uji laboratorium membuktikan adanya pencemaran.

“Pastikan sumber air limbahnya. Lakukan uji laboratorium. Jika terbukti mencemari, ambil tindakan tegas,” perintahnya.

Hingga berita ini ditulis, manajemen PT Duniatex belum dapat dikonfirmasi. Kontak HRD perusahaan yang dihubungi tidak bersedia memberikan tanggapan baik melalui telepon maupun WhatsApp.

Sementara itu, warga Kalirejo, Minal Aidzin (48), mengaku kondisi pencemaran sudah terjadi cukup lama. “Dulu petani sering mandi di sungai. Sekarang sudah tidak mau karena bau limbah,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga