[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
 Wakil Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Bidang Riset, Inovasi dan Kewirausaahan Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom., membuka kegiatan Seminar dan Diseminasi Peluang dan Tantangan Startup Digital Kemitraan Usaha Produksi Hijauan Pakan Ternak

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dosen UKSW Ciptakan Aplikasi eRumput Ternak Melalui Program Matching Fund

Dosen UKSW Ciptakan Aplikasi eRumput Ternak Melalui Program Matching Fund

Dosen UKSW Ciptakan Aplikasi eRumput Ternak Melalui Program Matching Fund

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Wakil Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Bidang Riset, Inovasi dan Kewirausaahan Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom., membuka kegiatan Seminar dan Diseminasi Peluang dan Tantangan Startup Digital Kemitraan Usaha Produksi Hijauan Pakan Ternak dalam Usaha Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Para Pelaku Usaha Industri Peternakan di Indonesia yang diadakan di di Auditorium Ds. S. Djojodihardjo Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Selasa (06/12/2022).

Kegiatan ini menjadi bagian rangkaian program Matching Fund Kedaireka 2022 berjudul Pengembangan Aplikasi Practical ERP untuk Startup Kemitraan Usaha Produksi Hijauan Pakan Ternak yang diketuai oleh Suprihadi.

Eko Sediyono, menyambut baik terselenggaranya program matching fund yang juga berkolaborasi dengan dosen dan mahasiswa fakultas lain di UKSW, yaitu Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Fakultas Pertanian dan Bisnis dan juga Fakultas Hukum.

“Ke depan diharapkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat menggunakan model kolaboratif dengan fakultas lainnya seperti ini” ujar Eko.

“Kami bersyukur terselenggara acara ini, semoga berjalan dengan lancar dan tidak hanya berhenti disini saja karena kebutuhan pakan ternak dan inovasi di bidang pangan sangat dibutuhkan. Kami berharap program ini terus berjalan, baik dengan pendanaan dari luar maupun dari internal UKSW semoga , program ini tetap berjalan dan akan ditingkatkan lagi,” kata Eko Sediyono.

Sementara itu dalam Seminar dan diseminasi ini menghadirkan 3 pembicara, yaitu Prof. Sumardi, , dengan materi pengembangan ternak ruminansia berbasis digitalisasi usaha hijauan pakan ternak, drh. R. Bambang Herkaryanto yang menyampaikan paparan tentang pakan inovasi penunjang kesehatan ternak dan Anom Prabowo dengan materi inovasi pakan ternak sebagai solusi peningkatan produktivitas industri peternakan.

Dari seminar ini diharapkan dapat menghasilkan komitmen bersama antara pelaku usaha industri peternakan dalam usaha mewujudkan kesejahteraan bersama. Komitmen bersama ini ditunjukkan kedalam penandatanganan Piagam 10 Prinsip Pembangunan Industri Peternakan dalam Era Digital

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]