URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 miliar untuk proyek revitalisasi Daya Tarik Wisata (DTW) Candi Gedongsongo di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Proyek penataan tersebut, yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Semarang, telah selesai pada Desember 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

DTW Candi Gedongsongo Selesai Direvitalisasi, Ini Sejumlah Tambahan Fasilitasnya

DTW Candi Gedongsongo Selesai Direvitalisasi, Ini Sejumlah Tambahan Fasilitasnya

DTW Candi Gedongsongo Selesai Direvitalisasi, Ini Sejumlah Tambahan Fasilitasnya

DTW Candi Gedongsongo kini memiliki wajah baru usai revitalisasi oleh Kementerian PUPR yang menelan anggaran Rp23 miliar. Foto: win
DTW Candi Gedongsongo kini memiliki wajah baru usai revitalisasi oleh Kementerian PUPR yang menelan anggaran Rp23 miliar. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp23 miliar untuk upaya revitalisasi Daya Tarik Wisata (DTW) Candi Gedongsongo yang berlokasi di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Proyek penataan salah satu DTW yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang ini akhirnya selesai pada Desember 2023.

Penataan kawasan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan prasarana pendukung wisata Candi Gedongsongo agar memberikan pelayanan dan pengalaman wisata yang optimal. Sejumlah fasilitas pendukung turut dibangun, seperti lahan parkir menjadi dua lantai, spot selfie, taman berkuda, taman epilog berisi literatur sejarah Candi Gedongsongo, kios pedagang, akses jalan yang ramah difabel, serta panggung terbuka untuk pertunjukan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan dengan revitalisasi ini diharapkan bisa melengkapi target Kabupaten Semarang sebagai surganya pariwisata di Jawa Tengah.

“Sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat sekitar terutama UMKM,” ungkap Ngesti saat peresmian dan pembukaan DTW Candi Gedongsongo di Bandungan, Kamis (7/3/2024).

Ngesti menyebut, dengan selesainya revitalisasi ini maka target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata bisa ditingkatkan. Jika tahun 2023 targetnya berada di angka Rp6,8 miliar maka tahun ini diharapkan bisa lebih dari itu.

“Apalagi sekarang punya wajah yang baru, suasana semakin nyaman. Harapannya kunjungan wisatawan semakin meningkat dan PAD bisa di atas Rp7 miliar,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati menerangkan target kunjungan wisatawan ke situs peninggalan agama Hindu masa Syailendra ini bisa mencapai 500ribu.

“Tahun kemarin pas masih direvitalisasi tingkat kunjungan sekitar 350ribu. Ini sambil jalan semoga bisa tembus 500ribu, baik wisatawan lokal maupun mancanegara,” paparnya.

Ihwal wajah baru usai revitalisasi, Wiwin menambahkan hal itu tidak berpengaruh pada tarif harga tiket masuk (HTM). “Masih sama (tarifnya), kita ikuti Perda yang ada,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan
Polres Semarang meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memasuki musim kemarau dengan memperkuat kesiapsiagaan personel, memetakan wilayah rawan, serta mengintensifkan patroli terpadu bersama TNI, BPBD, dan instansi terkait. Kapolres Semarang, Heru Dwi Purnomo, menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran melalui pencegahan, edukasi masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran lahan.
Musim Kemarau Kian Memuncak, Kapolres Semarang: Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan!

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved