KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

DTW Candi Gedongsongo Selesai Direvitalisasi, Ini Sejumlah Tambahan Fasilitasnya

DTW Candi Gedongsongo Selesai Direvitalisasi, Ini Sejumlah Tambahan Fasilitasnya

DTW Candi Gedongsongo Selesai Direvitalisasi, Ini Sejumlah Tambahan Fasilitasnya

DTW Candi Gedongsongo kini memiliki wajah baru usai revitalisasi oleh Kementerian PUPR yang menelan anggaran Rp23 miliar. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarkan Rp23 miliar untuk upaya revitalisasi Daya Tarik Wisata (DTW) Candi Gedongsongo yang berlokasi di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Proyek penataan salah satu DTW yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang ini akhirnya selesai pada Desember 2023.

Penataan kawasan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan prasarana pendukung wisata Candi Gedongsongo agar memberikan pelayanan dan pengalaman wisata yang optimal. Sejumlah fasilitas pendukung turut dibangun, seperti lahan parkir menjadi dua lantai, spot selfie, taman berkuda, taman epilog berisi literatur sejarah Candi Gedongsongo, kios pedagang, akses jalan yang ramah difabel, serta panggung terbuka untuk pertunjukan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan dengan revitalisasi ini diharapkan bisa melengkapi target Kabupaten Semarang sebagai surganya pariwisata di Jawa Tengah.

“Sekaligus mengangkat ekonomi masyarakat sekitar terutama UMKM,” ungkap Ngesti saat peresmian dan pembukaan DTW Candi Gedongsongo di Bandungan, Kamis (7/3/2024).

Ngesti menyebut, dengan selesainya revitalisasi ini maka target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata bisa ditingkatkan. Jika tahun 2023 targetnya berada di angka Rp6,8 miliar maka tahun ini diharapkan bisa lebih dari itu.

“Apalagi sekarang punya wajah yang baru, suasana semakin nyaman. Harapannya kunjungan wisatawan semakin meningkat dan PAD bisa di atas Rp7 miliar,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati menerangkan target kunjungan wisatawan ke situs peninggalan agama Hindu masa Syailendra ini bisa mencapai 500ribu.

“Tahun kemarin pas masih direvitalisasi tingkat kunjungan sekitar 350ribu. Ini sambil jalan semoga bisa tembus 500ribu, baik wisatawan lokal maupun mancanegara,” paparnya.

Ihwal wajah baru usai revitalisasi, Wiwin menambahkan hal itu tidak berpengaruh pada tarif harga tiket masuk (HTM). “Masih sama (tarifnya), kita ikuti Perda yang ada,” pungkasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]