URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dua orang meninggal dunia usai terlibat kecelakaan di Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk pada Kamis (28/8/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Orang Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Kaligawe Semarang

Dua Orang Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Kaligawe Semarang

Dua Orang Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Kaligawe Semarang

featured-img

SEMARANG – Dua orang meninggal dunia usai terlibat kecelakaan di Jalan Raya Kaligawe, Kecamatan Genuk pada Kamis (28/8/2022) sekitar pukul 12.00 WIB. Informasi yang diperoleh, korban merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang bernama Urip Setiawan (41) dan isterinya bernama Ngatmi Asih (32).

Sesuai identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP), kedua korban merupakan warga Sidogemah, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Korban yang bernama Urip Setiawan bekerja sebagai juru parkir di Pasar Kobong.

Kapolsek Genuk, AKP Ris Andrian Yudo Nugroho, menjelaskan insiden lalu lintas ini bermula saat korban mengendarai motor Revo bernomor polisi H-3757-UP melaju dari arah Genuk menuju Semarang Kota atau dari timur ke barat. Saat melintas di lokasi kejadian, persisnya di depan PT Total Price, korban dihajar truk tronton Nissan warna merah, K-1404-SD dari kanan yang dikemudikan oleh Muntoha (56) warga Ngawen, Kecamatan Blora.

“Itu truk tronton dan sepeda motor dari arah sama. Truk tronton melaju kencang, bermaksud masuk ke dalam tol. Diduga karena pengemudi (truk tronton) kurang hati-hati pada pandangan samping kiri, dan terjadi lakalantas,” jelasnya.

Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian usai insiden tersebut dan langsung dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut. Kanit Laka Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Adji Setiawan mengatakan pengemudi truk yang terlibat kecelakaan telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan.

Hasilnya, pengemudi truk tronton kurang waspadai pandangan samping kiri saat hendak pindah lajur untuk persiapan masuk ke jalan tol.

“Sudah ditetapkan tersangka. Posisinya blind spot ya di dekat pintu tol. Disamping kiri ada kendaraan. Dia mengakui “pak saya tidak kelihatan saya mau pindah lajur” (masuk tol). Kemudian terjadi kecelakaan,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga