URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebulan sebelum pemilihan wali kota Salatiga 2024, Pemuda Muhammadiyah mengadakan acara silaturahmi untuk memperkenalkan visi dan misi pasangan calon kepala daerah kepada warga Muhammadiyah pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh dua dari tiga pasangan calon, yaitu Juan Rama - Sri Wahyuni dan Sinoeng Nugroho Rachmadi - Budi Santoso, sementara pasangan Robby - Nina tidak hadir karena keperluan mendadak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dua Paslon Sampaikan Visi Misi di Depan Ratusan Kader Muhammadiyah Salatiga

Dua Paslon Sampaikan Visi Misi di Depan Ratusan Kader Muhammadiyah Salatiga

Dua Paslon Sampaikan Visi Misi di Depan Ratusan Kader Muhammadiyah Salatiga

Paslon wali kota berfoto bersama perwakilan Muhammadiyah Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebulan jelang pemilihan wali kota Salatiga 2024 Pemuda Muhammadiyah mengadakan kegiatan temu pasangan calon (paslon) kepala daerah dalam konsep silaturahmi untuk memaparkan visi dan misi mereka di hadapan warga Muhammadiyah.
Sabtu 26.10.2024.

Kegiatan ini hanya dihadiri oleh dua dari tiga pasangan calon, yaitu pasangan Juan Rama – Sri Wahyuni dan Sinoeng Nugroho Rachmadi – Budi Santoso. Pasangan calon nomor satu, Robby – Nina, tidak dapat hadir karena ada keperluan mendadak di luar kota.

Ketua panitia, Abdul Rochim, menjelaskan bahwa hingga H-1 kegiatan, seluruh paslon masih mengonfirmasi kehadiran mereka. Namun, pasangan nomor satu menginformasikan ketidakhadirannya pada hari acara.

“Tadi mendapat informasi jika pasangan nomor satu tidak bisa hadir,” ujar Rochim.

Acara yang berlangsung di aula SD Muhammadiyah Plus ini dihadiri oleh ratusan warga Muhammadiyah yang antusias mendengarkan paparan dari kedua paslon. Konsep acara tidak dibuat dalam bentuk debat, melainkan penyampaian visi dan misi secara bergantian. Pasangan Juan Rama – Sri Wahyuni, yang mendapat nomor urut dua, membuka sesi penyampaian diikuti oleh pasangan Sinoeng – Budi di nomor urut tiga.

Dalam kesempatan ini, Sinoeng Nugroho Rachmadi menitikberatkan visinya pada sejumlah isu strategis yang krusial, seperti pengelolaan sampah, pengembangan peternakan dan perikanan darat, serta penelitian akademis.

Ia juga menyoroti kesejahteraan masyarakat, terutama dalam memberikan insentif bagi guru-guru TPQ, TPA, dan Sekolah Minggu.

Sementara itu pasangan Juan Rama – Sri Wahyuni lebih menitik beratkan pada Sektor Pembangunan dikota Salatiga lima tahun kedepan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada masyarakat Muhammadiyah mengenai komitmen dan program kerja masing-masing pasangan calon kepala daerah.

BACA JUGA :

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri
DPW PKS Jawa Tengah menargetkan 11 kursi DPR RI guna menembus tiga besar nasional pada Pemilu mendatang. Target ditegaskan dalam Bimtek pimpinan dan anggota legislatif PKS se-Jateng di Yogyakarta, Kamis (12/02/2026). Konsolidasi kader dan penguatan ideologi partai dilakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu.
Partai Keadilan Sejahtera Jateng Dorong Kemandirian Kader, Targetkan Jadi Partai Papan Atas
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga, Heru Prastyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri disampaikan kepada pimpinan partai dan DPRD di Salatiga pada 3 Februari 2026. Keputusan diambil karena alasan kesehatan, sehingga Heru fokus menjalani pengobatan, sementara PKS memproses PAW pengganti.
Alasan Fokus Pengobatan, Heru Prastyo PKS Mundur dari Anggota DPRD Kota Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah
Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang pada 2025 belum sepenuhnya memenuhi target, terutama dari sektor parkir, pariwisata, dan pajak hotel. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan hal tersebut usai rapat paripurna APBD 2025, Rabu (24/6/2026), seraya menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan destinasi wisata untuk mendongkrak kunjungan serta pendapatan daerah di tengah tingkat okupansi hotel yang menurun.
Evaluasi Pelaksanaan APBD Kabupaten Semarang 2025, PAD Sektor Parkir dan Pariwisata Belum Capai Target