KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dua Tahun Vakum, Tradisi Kunjungan Tahun Barunan di Dusun Tugu Pada Awal 2023 Meriah

Dua Tahun Vakum, Tradisi Kunjungan Tahun Barunan di Dusun Tugu Pada Awal 2023 Meriah

Dua Tahun Vakum, Tradisi Kunjungan Tahun Barunan di Dusun Tugu Pada Awal 2023 Meriah

RASIKAFM. COM – SALATIGA – Setelah 2 tahun vakum akibat pandemi, kegiatan kunjungan tahun barunan di dusun Tugu desa Bener Kecamatan Tengaran kabupaten Semarang meriah.
Hal ini terjadi setelah 2 tahun sebelumnya kegiatan saling mengunjungi dan merayakan tahun baru yang diadakan setiap tanggal 1 ditiadakan.

Namun hal ini tidak berlaku pada 1 Januari 2023, dimana nampak ribuan Warga memadati dusun yang terkenal dengan nama “Kampung Kristenan” tersebut.

Pantauan rasikafm.com tamu dan family dari wilayah kabupaten Semarang Salatiga dan sekitarnya tampak bersilaturahmi ke wilayah dusun Tugu.

kepada wartawan kadus Tugu Sri Nanda Yudi Himawan mengatakan kegiatan ini sudah ada sejak turun temurun, bahkan kegiatan pada tanggal 1 Januari ini selalu dinantikan berbagai kalangan termasuk anak kecil yang mengadakan kunjungan dari rumah ke rumah, “seperti trend Idul Fitri pada umat muslim, setiap tanggal 1 didusun kami juga mengadakan acara, awalnya dulu hanya beberapa rumah saja yang mengadakan kunjungan namun lama kelamaan warga di satu Dusun tersebut mengadakan tradisi saling kunjung mengunjungi, bahkan warga dari luar daerah” ucap Kadus Nanda.

Acara saling mengunjungi di tahun baru ini menjadikan tradisi tersendiri, banyak pihak menilai hal ini merupakan kegiatan positif karena bisa menambah silaturahmi.

Bagi Muhtadi, warga RT 5 RW 4 perumahan Taman Manunggal Asri, Dusun Tugu Bener mengaku tradisi saling mengunjungi di awal tahun baru hendaknya bisa dipertahankan. Ia bahkan sengaja menyempatkan diri berkeliling dusun bersama warga lain didampingi ketua RT “ini merupakan kegiatan positif bisa mengembangkan silaturahmi bahkan warga dari luar daerah pun sengaja menyempatkan diri untuk saling mengunjungi, diharapkan tidak akan luntur ditelan zaman” ungkap Cimeng panggilan akrab Muhtadi.

Pantauan wartawan kegiatan tanggal 1 januari tersebut berlangsung mulai pagi hingga malam hari, sedangkan biasanya di tanggal 2 januari kegiatan keliling dilakukan justru oleh warga Dusun Tugu, karena pada satu hari sebelumnya mereka tidak bisa berkeliling akibat banyaknya tamu yang datang ke wilayah dusun Tugu.

Muhtadi alias Cimeng saat diwawancarai Rasika FM

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
Sebanyak 100 anak berkebutuhan khusus mengikuti pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut gratis dalam kegiatan “Senyum Sehat untuk Anak Istimewa” di Kecamatan Semarang Barat, Minggu (4/10/2026). Kegiatan yang digelar menjelang Hari Cerebral Palsy Sedunia ini melibatkan dokter gigi anak sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua tentang perawatan kesehatan gigi anak.
Senyum Sehat untuk Anak Istimewa, 100 Anak Difabel Ikuti Pemeriksaan Gigi Gratis
[pekok2]